Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kapolda Jabar Instruksikan Seluruh Personel Waspada Jaga Kondusivitas

Keamanan di markas Kepolisian di Jawa Barat diperketat, terutama terhadap masyarakat yang hendak membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 13 November 2019  |  15:31 WIB
Keamanan di markas Kepolisian di Jawa Barat diperketat, terutama terhadap masyarakat yang hendak membuat SKCK. - Bisnis/Dea Andriyawan
Keamanan di markas Kepolisian di Jawa Barat diperketat, terutama terhadap masyarakat yang hendak membuat SKCK. - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — Keamanan di markas Kepolisian di Jawa Barat diperketat, terutama terhadap masyarakat yang hendak membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya teror susulan pascateror yang terjadi di Polrestabes Medan pagi tadi, Rabu (13/11).

Berdasarkan pantauan Bisnis, di Polrestabes Bandung, tidak hanya masyarakat yang hendak membuat SKCK saja yang diperiksa secara ketat oleh petugas keamanan, tapi juga masyarakat yang akan membuat SIM. Tas dan jaket yang dikenakan warga diminta dibuka untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang dibawa masuk.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengamanan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Hal tersebut menurutnya memang menjadi prosedur tetap yang seharusnya dilakukan di setiap markas kepolisian.

"Secara sistem baik sistem manual atau personel dan sistem teknologi seperti CCTV dan Gate System sebagai upaya pencegahan sudah dilaksanakan oleh Polda Jabar dan jajaran," kata Truno saat dihubungi.

Menurut Truno, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi juga telah menginstruksikan agar seluruh personel terutama yang melakukan pengamanan untuk meningkatkan kewaspadaan guna menciptakan kondisi kondusif di Jawa Barat.

"Namun yang perlu ditingkatkan sesuai arahan Kapolda Jabar adalah peningkatan kewaspadaan personel yang menjalankan sistem tersebut maupun setiap individu personel Polri dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas untuk masyarakat," ucap dia. (k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom medan
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top