Geopark Ciletuh-Izu Peninsula Geopark Jalin Kerja Sama

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang menandatangani nota kesepahaman [MoU] kerja sama UNESCO Global Geopark antara Geopark Ciletuh dengan Izu Peninsula Geopark.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 07 November 2019  |  11:32 WIB

Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang menandatangani nota kesepahaman [MoU] kerja sama UNESCO Global Geopark antara Geopark Ciletuh dengan Izu Peninsula Geopark.

Penandanganan nota kesepahaman dilakukan antara perwakilan Geopark Ciletuh dan Izu Peninsula Geopark disaksikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil serta Gubernur Prefektur Shizuoka Heita Kawakatsu juga dihadiri Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Wali Kota Izu Peninsula yang juga Ketua Dewan Promosi Izu Geopark Yutaka Kikuchi di Aula Kantor Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang, Rabu (6/11/2019).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil mengatakan kerjasama antara dua geopark ini cerminan dari dua potensi keindahan Jawa Barat dan Shizuoka yang mewakili Indonesia dan Jepang. “Shizuoka adalah Tengoku [Surga]-nya Jepang dan Jawa Barat adalah Tengoku-nya Indonesia,” tutur Emil dalam rilis Humas Jabar, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya Jawa Barat dianugerahi potensi keindahan alam mulai dari ratusan air terjun hingga pegunungan hijau aktif yang terus dijaga demi keseimbangan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. “Jadi kerjasama ini diharapkan memberi banyak manfaat,” katanya.

Emil menyatakan Shizuoka bisa membuka peluang dagang dengan Sukabumi karena memiliki potensi hasil bumi yang berlimpah. Di luar itu Jawa Barat juga memiliki potensi kopi yang pernah menyabet penghargaan tingkat dunia serta buah-buah tropis yang diminati warga Jepang. “Hasil bumi ini bisa kami kirim ke Shizuoka,” ujar Emil.

Gubernur juga memaparkan bahwa Jabar memiliki hubungan baik dan panjang dari berbagai sisi dengan Jepang. Dia mencontohkan beberapa industri milik perusahaan besar asal Jepang berdiri dan beroperasi di Jawa Barat, bahkan ada sekolah khusus bagi warga Jepang yang bermukim di Jawa Barat. “Semoga Jawa Barat menjadi rumah yang nyaman bagi warga Jepang,” katanya.

Menurutnya dengan penduduk hampir 50 juta jiwa, pihaknya juga siap mengirimkan anak-anak muda potensial untuk membantu Shizuoka mengembangkan potensi wilayah di masa depan jika dibutuhkan. “Di masa kepemimpinan kami, tentu kami berharap Jawa Barat dan Shizuoka sama-sama maju dan bekerjasama dalam bidang pendidikan, ekonomi, lingkungan dan kebudayaan,” katanya.

Gubernur Prefektur Shizuoka Heita Kawakatsu mengatakan kerja sama pihaknya dengan Pemprov Jawa Barat dilandasi potensi Jawa Barat yang memiliki sejarah dan budaya yang unik juga hubungan antar masyarakatnya yang kuat. Secara kebetulan, penetapan oleh UNESCO Global Geopark pada Ciletuh dan Izu Peninsula keluar dalam waktu yang sama.

“Kerjasama ini untuk kita menjaga geopark yang sudah masuk dalam naskah UNESCO. Kami senang dengan kerja sama ini. Kerjasama ini agar kedua wilayah bisa bersama-sama makin berkembang,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top