Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polrestabes Bandung Sebut Korban Penipuan Akumobil Mencapai 350 Orang

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, Jawa Barat, menyebut jumlah korban dugaan penipuan jual beli kendaraan murah Akumobil hingga Selasa sekitar 350 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 November 2019  |  19:47 WIB
Seorang konsumen Akumobil menunjukan bukti pembayaran pembelian kendaraan murah saat melaporkan penipuan di Polrestabes Bandung - Antara
Seorang konsumen Akumobil menunjukan bukti pembayaran pembelian kendaraan murah saat melaporkan penipuan di Polrestabes Bandung - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, Jawa Barat, menyebut jumlah korban dugaan penipuan jual beli kendaraan murah Akumobil hingga Selasa sekitar 350 orang.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Rifai mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan posko pengaduan untuk ratusan orang yang menjadi korban tersebut.

"Silakan bagi korban agar melaporkan di posko kami, kemudian kami data siapa saja yang jadi korban," kata Rifai di Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (5/11/2019).

Kasatreskrim mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Satu di antaranya mendeteksi aset milik Dirut Akumobil yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Masih kami deteksi tentang dana nasabah yang terkumpul lari ke mana, jadi kami mohon waktu untuk cari aset dana yang sudah digunakan oleh tersangka," kata Rifai.

Rifai menyebutkan hingga saat ini terhitung ada Rp35 miliar total kerugian yang dialami ratusan korban itu. Namun, perinciannya, dia mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap hal tersebut.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menganalisis perputaran uang dalam kasus dugaan penipuan itu.

"Kami belum bisa jelaskan karena kami takutkan ini masih dalam penyidikan. Kami akan lakukan pemeriksaan ini lebih detail. Kami akan minta bantuan dari PPATK untuk menelusuri dana tersebut karena memang ada dana yang keluar dan kami akan cari," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama Akumobil berinisial BR ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jual beli kendaraan murah. Harga kendaraan roda empat yang dijual mulai dari Rp50 juta sampai Rp59 juta.

"Jadi, dari itu semua kenyataannya yang dijanjikan dalam perjanjian itu dia (tersangka) akan memberikan dalam 2 bulan. Akan tetapi, dalam kenyataan, 3 bulan setelah adanya transaksi tidak pernah diberikan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penipuan

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top