Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ridwan Kamil: Warga Jabar yang Masih di Wamena Butuh Penyesuaian

Gubernur Jabar Ridwan Kamil memastikan warga Jabar di Wamena, Papua yang tidak memilih pulang masih didampingi tim Jabar Quick Response (JQR).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  13:05 WIB
Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage
Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com,BANDUNG—Gubernur Jabar Ridwan Kamil memastikan warga Jabar di Wamena, Papua yang tidak memilih pulang masih didampingi tim Jabar Quick Response (JQR).

Ridwan Kamil mengatakan dari 69 warga Jabar yang memilih pulang ke kampung halaman dari Wamena masih ada ratusan warga yang memilih bertahan di sana.

“Kan ada tim JQR yang mengevaluasi urgensi perlu pulang tidak pulang, difasilitasi atau tidak supaya yang kita tolong betul-betul yang emergensi,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (9/10/2019).

Menurutnya meski situasi di Wamena saat ini sudah relatif normal dan kondusif, tim Pemprov Jabar masih mendampingi warga Jabar di sana. Pendampingan dilakukan sampai warga menyesuaikan situasi dan kondisi.

“Ada rumah-rumah mereka yang tak bisa ditinggali, tempat kerjanya tidak ada, sehingga mereka perlu waktu untuk menyesuaikan,” ujarnya.

Ridwan Kamil sendiri memastikan pihaknya akan menerima 69 warga Jabar yang tiba dari Wamena malam nanti di Gedung Pakuan, Bandung. “Nanti malam mau datang saya temui di Pakuan nanti ketemu di sana,” katanya.

Pihaknya belum memastikan apakah warga yang pulang tersebut meminta disalurkan terkait fasilitasi dan pekerjaan saat mereka kembali ke kampung halaman. “Belum, nanti nunggu ketemu,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top