Pemprov Jabar Targetkan Pembenahan BUMD Tuntas 2019

Kepala Bagian BUMD Non Lembaga Keuangan Biro Investasi dan BUMD Setda Provinsi Jabar Irfan Hadisiswanto  memastikan pihaknya selama satu tahun ini tengah melakukan proses pembenahan BUMD. 
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 September 2019  |  12:54 WIB
Pemprov Jabar Targetkan Pembenahan BUMD Tuntas 2019
Ilustrasi BPR. Kasir Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menghitung uang rupiah. - Bisnis.com
Bisnis.com,BANDUNG—Kepala Bagian BUMD Non Lembaga Keuangan Biro Investasi dan BUMD Setda Provinsi Jabar Irfan Hadisiswanto  memastikan pihaknya selama satu tahun ini tengah melakukan proses pembenahan BUMD. 
Menurutnya salah satu kendala masalah BUMD di Jabar selama ini ada pada masalah manajemen sehingga di era kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul ulum sejak akhir  2018 restrukturisasi dilakukan hingga saat ini.
“Apa yang sudah dilakukan BUMD saat ini seperti belum terlihat tapi proses sudah berjalan sejak kepemimpinan gubernur sekarang,” ujarnya, Minggu (29/9/2019).

Menurutnya sejak akhir tahun kemarin beberapa perusahaan ada pergantian direksi di hampir semua BUMD kecuali PT Agrojabar. Pergantian itu di PT Jasa Sarana, BIJB, Tirta Gemah Ripah (TGR), Jaswita dan Migas Hulu Jabar tengah berproses. “Pak gubernur ingin BUMD diisi orang profesional dengan sebanyak mungkin melibatkan masyarakat yang unggul,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya sedang memproses merger Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Cirebon. Pihaknya secara bertahap telah menggabungkan beberapa BPR milik BUMD Jabar sejak 2010 terus ada perbaikan. 
“Tinggal Cirebon ini tahap akhir mereka jadi satu BPR untuk jadi perseroan tahun ini. Saat ini  Jabar ada 14 BPR belum termasuk yang Cirebon yang jumlahnya ada 7," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top