Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Uu Jadi Ban Serep, Ridwan Kamil tak Mau Tiru Sulawesi Selatan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai tudingan Wagub Uu Ruzhanul Ulum hanya jadi ban serep selama setahun ini tidak perlu dibesar-besarkan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 10 September 2019  |  12:37 WIB
Uu Ruzhanul Ulum (kiri) - Bisnis/Wisnu Wage
Uu Ruzhanul Ulum (kiri) - Bisnis/Wisnu Wage
Bisnis.com,BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai tudingan Wagub Uu Ruzhanul Ulum hanya jadi ban serep selama setahun ini tidak perlu dibesar-besarkan.
Ridwan Kamil mengatakan pihaknya tidak bernafsu menanggapi tudingan tersebut. Dia mempersilahkan masyarakat menilai kepemimpinannya apa adanya. “Kami serahkan kepada masyarakat,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Selasa (10/9/2019).
Menurutnya lebih baik para pihak yang menuding merujuk pada hasil survei Instrat yang menunjukan tingkat kepuasan masyarakat. “Jadi kalau mau menjuluki apa saja menilai kami baik buruk kami persilahkan. Ujung utamanya rakyat sendiri yang memberi penilaian yang maksimal,” katanya.
Dia berjanji seluruh kekurangan yang ada dalam satu tahun pertama akan diperbaiki. Mengingat  tahun pertama hanya berupaya membangun fondasi. “Kalau sudah baik kami akselerasi di tahun kedua,” ujarnya.
Ridwan Kamil mengaku tidak ada klausal pembagian tugas namun secara aturan wakil menjalankan fungsi tugas pada saat kepala daerahnya tidak berfungsi atau berhalangan.
“Jadi jangan terlalu dibesar-besarkan. Kamu tahu di Sulawesi (Selatan)? Itu contoh kalau wakilnya mengerjakan tugas di luar peraturan perundang-undangan seolah berbentuk pembagian kekuasaan itu kan melanggar aturan. Saya tidak berharap itu terjadi,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top