Banyak Infrastruktur Unggulan, Kawasan Bandung Timur Akan Berkembang Pesat

Perkembangan infrastruktur di Kawasan Bandung Timur diyakini akan meningkatkan denyut perekonomian Kota Bandung. Terlebih, sejumlah infrastruktur unggulan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pusat tengah dikerjakan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 05 September 2019  |  14:23 WIB
Banyak Infrastruktur Unggulan, Kawasan Bandung Timur Akan Berkembang Pesat
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna (kiri) - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — Perkembangan infrastruktur di Kawasan Bandung Timur diyakini akan meningkatkan denyut perekonomian Kota Bandung. Terlebih, sejumlah infrastruktur unggulan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pusat tengah dikerjakan.

Pemerintah Kota Bandung mayakini dengan hadirnya sejumlah infrastruktur di daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung tersebut akan menjadikan kawasan timur Kota Bandung tersebut berkembang pesat.

Pertama, di daerah tersebut saat ini tengah dikerjakan pembuatan Stasiun Tegalluar tempat pemberhentian Kereta Cepat Jakarta Bandung yang akan terkoneksi juga dengan Stasiun Cimekar dan stasiun dekat Masjid Al Jabbar.

"Sekarang progres stasiun sedang berjalan, ada stasiun kereta api Tegalluar. Melingkar menuju Stasiun Cimekar. Itu melintasi stasiun yang dibangun di wilayah dekat Masjid Al Jabbar. Dari stasiun di depan area masjid ada akses bergandengan dengan rel eksisting menuju Stasiun Bandung," jelas Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, Kamis (5/9).

Tak hanya itu, kawasan timur Kota Bandung juga terdapat kawasan olahraga Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang ke depan akan dilengkapi dengan sejumlah sarana dan prasarana olah raga lain.

Stadion ini juga meskipun saat ini masih belum bisa dimaksimalkan, tapi diproyeksikan akan menjadi home base tim Persib Bandung yang memiliki basis supporter terbesar di Indonesia. Sehingga akan membangkitkan ekonomi kecil dan menengah di kawasan tersebut.

Lalu, ada juga Masjid Al Jabbar. Masjid Al Jabbar diprediksi bakal menjadi destinasi wisata religi di Kota Bandung.

Meski proyek ini dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun Pemerintah Kota Bandung kata Ema menggarap perbaikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan tersebut.

"Kita pun akan dapat perbaikan kawasan melalui desain RTH yang lebih komprehensif. Jelas ini kebahagiaan warga Bandung. Banyak sekali fasilitas luar biasa. Juga ada lahan tambahan lima hektar untuk RTH," kata Ema.

Ema memastikan, Pemkot Bandung pun ikut andil mendukung regulasi, mulai dari perizinan dan sebagainya.

"RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), termasuk RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) Dinas Tata Ruang itu clear. Kita dukung tentang itu. Semuanya saling menguatkan dan kemudahan dalam perizinan serta regulasinya. Setelah melihat, Bandung dominannya dari daya dukung regulasi dalam perizinan," bebernya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemkot bandung

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top