Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan MPP Masuki Tahap Pemilihan Lokasi

Progres pengerjaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung saat ini memasuki proses pemilihan lokasi. Ada sejumlah lokasi yang menjadi pertimnangan, salah satunya yakni ex Matahari Banceuy.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  13:10 WIB
Kepala Sub Bagian Data, Informasi dan Evaluasi DBMPTSP Kota Bandung, Hadi Surachman - Bisnis/Dea Andriyawan
Kepala Sub Bagian Data, Informasi dan Evaluasi DBMPTSP Kota Bandung, Hadi Surachman - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG— Progres pengerjaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung saat ini memasuki proses pemilihan lokasi. Ada sejumlah lokasi yang menjadi pertimnangan, salah satunya yakni ex Matahari Banceuy.

Pemerintah Kota Bandung menggagas MPP sebagai salah satu upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses sejumlah perizinan di dalam satu kawasan.

Kepala Sub Bagian Data, Informasi dan Evaluasi DBMPTSP Kota Bandung, Hadi Surachman menuturkan pihaknya kini tengah mempertimbangkan lokasi berdirinya MPP dari sejumlah faktor, salah satunya aksebilitas, fasilitas perkir dan juga jarak yang bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat Kota Bandung, baik dari timur, utara ataupun selatan.

“Tahun lalu ada wacana, tapi tahun sekarang sudah proses, semua kita rencanakan dengan baik,” jelas dia dalam Bandung Menjawab, Kamis (25/7).

Pihaknya juga sudah mendapat dorongan dari Wali Kota Bandung, Sekretaris Daerah Kota Bandung dan juga Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Nantinya, dalam kawasan MPP tersebut masyarakat dapat mengakses seluruh perizinan, mulai dari pelayanan DPMPTSP, pajak, Disdukcapil, Disnaker, imigrasi, Bpjs, Dirjen Pajak, Kepolisian, Kejaksaan dan juga tidak menutup kemungkina KUA.

“Kami sekarang sudah perizinan online, sekarang kita ingin melayani secara keseluruhan,” jelas dia.

Dia menuturkan, pihaknya akan memasukkan anggaran pembangunan fisik pada APBD 2020 mendatang.

“Anggaran, itungan kasar Rp50-Rp80 miliar untuk pembangunan kalau dari nol, tapi kalau renovasi tidak akan sebesar itu,” jelas dia.

Dia berharap pembangunan ini akan terus berproses dengan baik agar kebutuhan masyarakat terkait pengurusan perizinan akan terus terpenuhi dengan mudah.

“Perencanaan tidak bisa sembarangan, tapi kita mengutamakan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,” pungkas dia. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top