Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gojek Sumbang Peningkatan Perekonomian Kota Bandung Rp2,1 Triliun

Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  13:30 WIB
 
Bisnis.com, BANDUNG — Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mencatat kontribusi mitra Gojek terhadap perekonomian Kota Bandung pada 2018 mencapai Rp2,1 triliun.
 
Perhitungan itu mencakup mitra dari empat layanan Gojek, yakni Go-Ride, Go-Car, Go-Food, dan Go-Life. Sementara itu, untuk kontribusi mitra Gojek terhadap perekonomian nasional mencapai Rp44,2 triliun.
 
Wakil Kepala LD FEB UI, Paksi CK Walandouw menyebutkan, perhitungan tersebut didapat dari selisih pendapatan mitra Gojek sebelum hingga setelah bergabung dengan Gojek.
 
“Kontribusi yang semakin besar dari Gojek menunjukan bahwa teknologi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi khususnya ke perekonomian daerah,” kata dia saat merilis hasil riset bertajuk “Dampak Sosial Ekonomi Go-Jek Indonesia” di Ibis Style Braga, Kota Bandung, Selasa (25/6/2019).
 
Kontribusi terbesar bagi perekonomian Kota Bandung dari empat layanan Gojek didapat dari mitra UMKM Go-Food yakni sebesar Rp1,5 triliun. Saat ini, mitra UMKM di Kota Bandung yang tergabung dalam Go-Food sebesar 23.105 UMKM.
 
“Untuk Kota Bandung yang terkenal dengan kota kuliner, angka tersebut sangat besar, sehingga dapat membantu mempercepat perekonomian pelaku UMKM,” kata Paksi.
 
Sebanyak 76% mitra UMKM di Kota Bandung menurut Paksi mengalami kenaikan volume transaksi dengan rata-rata peningkatan omzet sebesar Rp5,3 juta per bulan.
 
Sementara itu, Go-Ride juga menyumbang Rp537 miliar dari mitra gojek yang hampir menyentuh angka 100.000 mitra pengemudi.
 
“Rata-rata pendapatan pengemudi Go-Ride perbulan sebesar Rp3,4 juta, lebih besar dari UMK Kota Bandung Rp3,1 juta,” kata Paksi.
 
Selanjutnya, kontribusi Go-Car mencapai Rp111 miliar per tahun, sedangkan layanan teranyar dari Gojek yakni Go-Life bisa berkontribusi sebesar Rp46 miliar.
 
Riset ini dilakukan di Kota Bandung dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka dengan responden dipilih dengan pencuplikan acak sederhana dari database mitra yang aktif dalam tiga bulan terakhir. 
 
Responden yang digunakan dalam riset ini dilakukan pada 385 mitra Go-Ride, 50 responden Mitra Go-Car, 100 mitra Go-Food dan 80 mitra Go-Life. 
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung raya
Editor : Emanuel B. Caesario

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top