Ridwan Kamil
Ridwan Kamil

Bisnis.com,BANDUNG--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kasus kebakaran pasar Kosambi dan Ujung Berung di Kota Bandung menjadi perhatian khusus Pemkot Bandung.

Ridwan Kamil mengatakan dua kejadian kebakaran pasar dalam satu bulan ini menimbulkan kecemasan ada unsur kesengajaan. "Kalau beruntun [dalam] waktu dekat berarti jangan-jangan sistemik?" ujarnya di Gedung Sate, Bandung, Selasa (11/6/2019).
 
Dia meminta agar pihak PD Pasar dan Pemkot Bandung untuk mengecek kondisi pasar lain yang tidak mengalami kejadian kebakaran agar kejadian tersebut tidak kembali terjadi. "Saya titip agar PD Pasar dan Pemkot Bandung mengecek semua yang sisanya di luar Kosambi dan Ujung Berung," tuturnya.
 
Berdasarkan pengalaman dirinya memimpin Kota Bandung, pihaknya rajin melakukan pemeriksaan di pasar-pasar untuk memastikan kesiapan perangkat akan bahaya kebakaran. 
 
Pihaknya juga memastikan kerjasama dengan lembaga Cooper untuk memeriksa mayoritas kelistirikan rumah-rumah di Jabar bisa menurunkan tingkat kejadian kebakaran yang disebabkan arus pendek.
 
"Karena hasil penelitian kebakaran itu diduga kualitas kelistrikan dari kabel dan instalasi kualitasnya rendah sehingga kena konslet sedikit mudah terbakar. Akibatnya ekonomi rakyat terganggu," ujarnya.
 
Saat menyapa Wali Kota Bandung Oded M Danial di acara halal bihalal tingkat Pemprov Jabar pun Ridwan Kamil menitipkan agar masalah kebakaran pasar jadi perhatian serius.
 
Pasar Ujung Berung sendiri terbakar pada Minggu (9/6/2019) malam lalu dan memusnahkan ratusan kios yang ada. Sementara Pasar Kosambi terbakar saat awal Bulan Puasa, sebelumnya kebakaran besar juga terjadi di Pasar Gedebage.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper