Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasi Liwet, Jadi Jamuan Spesial Tamu KAA di Bandung

Walau belum dipastikan secara pasti menu yang dihidangkan pada jamuan peringatan Konfrensi Asia Afrika (KAA) ke 60 pada tanggal 24 April mendatang.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 April 2015  |  10:57 WIB
Nasi Liwet (Wikipedia)
Nasi Liwet (Wikipedia)

Bisnis.com, BANDUNG -- Walau belum dipastikan secara pasti menu yang dihidangkan pada jamuan peringatan Konfrensi Asia Afrika (KAA) ke 60 pada tanggal 24 April mendatang.

Tetapi kemungkinan besar para Delegasi akan merasakan kelezatan masakan khas sunda pada saat jamuan makan siang di Gedung Negara Pakuan, Bandung.

Pernyataan tersebut diutarakan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) usai menerima kunjungan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Kominfo Rudiantara yang tengah melakukan gladi kotor persiapan peringatan 60 th KKA di Gedung Negara Pakuan, Jl Cicendo Bandung, Rabu (1/4/2015).

Menurut Gubernur hal ini disebabkan beberapa usulan dari beberapa delegasi KKA saat acara serupa tahun 2005 silam yang menginginkan hidangan khas lokal.

“Menunya sudah mengarah ke menu lokal. Sebab 10 tahun yang lalu pada tahun 2005 sama kita KAA juga, ada keluhan dari kepala Negara karena yang disediakannya makanan eropa. Mereka datangnya kesini inginnya makanan lokal, karena ingin rasa yang berbeda," katanya.

Dari keluhan itu pihaknya  mempertimbangkan dan akan didorong untuk diputuskan panitia pusat. "Tapi tadi dalam obrolan Pak Ruhut kelihatannya dengan masakan sunda tadi, ada liwet ada macam-macam itu ternyata enak juga. Ya InsyaAllah akan dominan Makanan Sunda,” Terang Aher kepada awak media.

BACA JUGA:

Nikmati Suasana Islami dari Noor Hotel Bandung

Banjir Promo Diskon dari Grand Royal Panghegar Sambut Ultah ke-55

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung raya
Editor : Yanto Rachmat Iskandar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top