Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Volvo Jambore 2012: Ajang Kontes Mobil Langka Sampai Tercanggih

Merek mobil Volvo sering diidentikkan dengan mobil pejabat pemerintahan. Setidaknya masih melekat begitu, walau kesan itu pupus kontan saat ratusan penggemar Volvo berbagai tipe dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar Jambore Volvo 2012.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 September 2012  |  19:48 WIB
Merek mobil Volvo sering diidentikkan dengan mobil pejabat pemerintahan. Setidaknya masih melekat begitu, walau kesan itu pupus kontan saat ratusan penggemar Volvo berbagai tipe dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar Jambore Volvo 2012. Ratusan jenis dan tipe Volvo, mulai dari tipe paling langka, P-1800 yang dipakai dalam film seri The Saint jaman baheula, seri 2, seri 3, seri 7, seri 8, seri 9, dan seri S, seri V, hingga seri XC yang paling mutakhir berkumpul bersama di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Bukan cuma berkumpul alias bersilaturahmi, karena juga jadi ajang kontes; baik itu antar klub penggemar Volvo atau perorangan, namun juga antar jenis dan tipe kendaraan yang dikenal paling aman  di dunia buatan Swedia itu. Pada ajang kontes, digelar kategori Cat Terbaik, Seri 2 Terbaik, Seri 7 Terbaik, Seri 9 Terbaik, Pilihan Favorit Pengunjung, Mesin Terbaik, dan beberapa lain yang terbaik. "Semata-mata untuk merangsang melestarikan mobil ini, karena bagi penggemar, Volvo adalah yang terbaik," kata seorang anggota panitia pelaksana. Daniel dari Volvo Club of Indonesia, memenangi gelar Seri 7 terbaik. Mobil Volvo 740 GL berkelir, jok kulit, mesin, hingga pelek dan lampu orisinal dalam kondisi sangat prima. "Semoga saya bisa semakin memelihara Volvo kesayangan saya ini," kata karyawan swasta di Jakarta itu. Bersama klubnya, Volvo Club of Indonesia, mereka membuka gerai sendiri di Jambore dua tahunan itu. Demikian juga dengan Volvo Freak; kata freak ini jelas menggambarkan betapa mereka sangat menggemari kendaraan Volvo itu. Di Indonesia, Volvo pernah menjadi tunggangan para menteri kabinet pemerintahan Soeharto karena keandalan dan kenyamanannya. Mesin yang diusung antara 2.400 cc hingga 3.000 cc, dalam konfigurasi empat atau enam silinder, memakai transmisi manual atau otomatik. Pengapian dan suplai bahan bakar antara teknologi platina (Seri 2 - 240, 242, 244, 245, dan 264 dalam subtipe DL, GL, dan GLE), hingga injeksi mengandalkan pengaturan komputer sebagaimana pada Seri 7, Seri 8, dan Seri 9 atau sesudahnya. Biasanya, penggemar Volvo berupaya keras mengembalikan kondisi kendaraannya kepada kondisi asli saat keluar dari pabrik atau penyalur. Makin orisinal dan andal, makin penting maknanya. Begitu juga dengan Hertriono, seorang tokoh di kalangan penggemar Volvo. Mobil Volvo 265C Bertone-nya memenangi gelar Pilihan Pengunjung. Subtipe dari Seri 2 ini memang sangat langka di Tanah Air. Penampilan rancangan Bertone dari Italia itu mirip dengan Baby Volvo, namun rancangan akhirnya sangat berbeda karena "atap"-nya rendah dan garisan bodi cukup stream line tanpa mengurangi sedikitpun aura dan kharisma khas Volvo. Pula, pintu hanya dua dengan pelek yang berbeda. Cukupkah perbedaan yang dihasilkan dapur rancangan Bertone Italia itu? Tentu tidak, namun akan panjang sekali penjelasannya. Dengan perawatan sangat prima, Volvo 265C Bertone-nya yang berkelir perak kelam dan "atap" dalam balutan bahan serupa kulit menjadi favorit peserta dalam Jambore Volvo 2012 ini. Long Live Volvo! (Antara/fsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Newswire
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top