Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daihatsu Ayla Sudah Dipesan 40 Unit

[caption id="attachment_242737" align="alignright" width="300" caption="(Jibiphoto)"][/caption]
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 September 2012  |  20:02 WIB
(Jibiphoto)
(Jibiphoto)
[caption id="attachment_242737" align="alignright" width="300" caption="(Jibiphoto)"][/caption] JAKARTA (bisnis-jabar.com)-Produk anyar PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Astra Daihatsu Ayla yang merupakan cikal bakal mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) telah dipesan sebanyak 40 unit selama 3 hari pelaksanaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012. Fr. Wibowo P.h, Marketing Communication Analyst ADM, mengungkapkan saat ini pemesanan Ayla telah dibuka namun dengan harga yang masih belum dapat dipastikan karena masih menunggu regulasi pemerintah mengenai insentif LCGC. “Saat ini konsumen sudah dapat memesan dengan uang muka Rp1 juta,” katanya, Minggu (23/9/2012). Meskipun pemesanan telah dapat dilakukan, namun pihak ADM masih belum dapat memberi informasi mengenai kapan produksi mobil ini akan dimulai. Mengenai masalah harga, Wibowo juga belum dapat memastikan berapa harga dari keempat varian Ayla yang ditawarkan Daihatsu. “Masalah harga, kami belum dapat konfirmasi. Semuanya tergantung insentif dari pemerintah,” katanya. Namun, menurut informasi yang dihimpun Bisnis, varian termurah dari Ayla yang memiliki spesifikasi terendah yakni tidak memiliki pendingin mobil dan power steering dibanderol dengan harga Rp75 juta. Menurutnya, harga Ayla nantinya akan sangat terjangkau oleh masyarakat karena pemerintah melalui kementerian perindustrian memastikan harga mobil ini tidak lebih dari US$10.000 atau sekitar Rp90 juta dengan memberikan insentif diskon PPnBM. Pemesanan 40 unit Ayla di IIMS kali ini terbilang sangat fenomenal. Selama 3 hari pameran berlangsung, ADM memperoleh pemesanan mobil sebanyak 100 unit belum termasuk Ayla. Dari 100 unit tersebut, Daihatsu Terios dan Xenia mendominasi 60% dari total pemesanan atau sekitar 60 unit. Artinya, pemesanan Ayla hampir menyamai gabungan penjualan Terios dan Xenia yang merupakan produk terlaris ADM saat ini. “Kami menargetkan penjualan Ayla mencapai 3.000 unit per bulan,” ujarnya. Jadi, apakah mobil murah ramah lingkungan Ayla akan booming di pasaran hingga mengalahkan Xenia dan Terios? Kita tungu saja kepastiannya hingga peraturan LCGC resmi dikeluarkan pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Newswire
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top