Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Sumedang Hasilkan PAD Rp7 Miliar

Bank Sumedang terus menunjukkan tren kinerja positif dengan menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati

Bisnis.com, SUMEDANG -- Bank Sumedang terus menunjukkan tren kinerja positif dengan menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati mengatakan hingga saat ini Bank Sumedang telah menyumbang PAD Rp7 miliar. 

Dengan raihan ini, Tuti berharap pada usia yang ke-14 pada tanggal 13 November 2023, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemda Kabupaten Sumedang, ini bisa terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 

"Dari waktu ke waktu Bank Sumedang terus menunjukan kinerja yang luar biasa sebagai profit maker bagi PAD Kabupaten Sumedang. Saat ini Bank Sumedang sudah memberikan PAD sampai Rp 7 miliar," kata Tuti pada peringatan HUT ke-14 Bank Sumedang yang digelar di halaman kantor Bank Sumedang, Senin (14/11/2023).

Menurut Tuti, kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) dari Bank Sumedang dialokasikan untuk program dan kegiatan yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. 

“Salah satu prioritas Kabupaten Sumedang saat ini yaitu penurunan angka kemiskinan,” kata Tuti. 

Untuk itu, kata Tuti, dalam mencapai target pembangunan khususnya terkait penurunan angka kemiskinan, Bank Sumedang sebagai mitra Pemkab Sumedang terus berinovasi dan berkolaborasi dalam membuat produk yang menguntungkan masyarakat. 

“Mudah mudahan momen HUT ke-14 Bank Sumedang menjadi momentum refleksi kinerja dan teruslah berinovasi dan berkolaborasi dengan mitra kerja yang lain sehingga Bank Sumedang terpercaya dan menjadi nomor satu," katanya.

Dalam tema "Literasi Edukasi untuk Generasi Muda", Tuti menilai kondisi tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini karena masyarakat Sumedang terutama di pedesaan terjerat oleh pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong dan lainnya. 

"Rata rata masyarakat di level menengah ke bawah, ini sangat mempengaruhi terhadap kantung kantung kemiskinan baru. Dengan meningkatkan literasi tentu bisa meningkatkan minat warga untuk menurunkan konsumsi serta meningkatkan saving," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda BPR Bank Sumedang Budi Kamsin mengatakan, Tema Literasi ini ditujukan untuk membuka akses keuangan terutama siswa sekolah. Selain itu, tema tersebut juga ditujukan untuk mengkampanyekan budaya menabung terutama untuk penggunaan produk dan layanan jasa keuangan Bank Sumedang.

Kegiatan literasi edukasi akan dilaksanakan rodshow di tujuh titik kecamatan dan pasar di Kabupaten Sumedang. 

"Rencananya akan dimulai Selasa besok [14/11/2023] melakukan roadshow di kecamatan dan pasar, semuanya ada tujuh titik," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Dea Andriyawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper