Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bapenda Jabar Siapkan Kabar Baik Soal Pengesahan STNK Tahunan via Online

Bapenda Jawa Barat bekerja sama dengan Ditlantas Polda Jabar untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar pajak tahunan kendaraan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 10 November 2022  |  18:00 WIB
Bapenda Jabar Siapkan Kabar Baik Soal Pengesahan STNK Tahunan via Online
Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat bekerja sama dengan Ditlantas Polda Jabar untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar pajak tahunan kendaraan.

Rencana terbaru, wajib pajak tanpa harus datang ke samsat, masyarakat cukup melakukan pembayaran melalui sambara (samsat mobile jawa barat) dengan melakukan pengesahan STNK tahunan secara elektronik atau online.

Diketahui, saat ini pembayaran pajak kendaraan tahunan dapat dilakukan secara digital melalui ATM, M Banking, minimarket atau marketplace.

Sambara sebagai salah satu strategi smart tax transformasi digital layananan pendapatan Jabar, perlu diperkuat dengan layanan digital regiden kepolisian khususnya pengesahan STNK tahunan.

Penguatan sambara inilah yang menjadi latarbelakang Tim Pembina Samsat Jawa Barat yaitu Ditlantas Polda Jabar, Bapenda Jabar dan Jasa Raharja Cabang Jabar melaksanakan pendalaman pembelajaran ke Tim Pembina Samsat Jawa Timur di Surabaya beberapa hari lalu.

Tercatat akses masyarakat terhadap layanan e-Samsat terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Melalui kanal ini, berdasarkan data, pada tahun 2018 layanan ini menjangkau 210,824 kendaraan bermotor (KBM) dengan total Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang didapatkan kurang lebih Rp114 miliar.

Lalu tahun 2019, jangkauan KBM sebanyak 573,242 unit dengan PKB sebesar Rp406 miliar. Tahun 2020 jangkauan KBM sebanyak 655.447 unit dengan PKB sebesar Rp547 miliar.

Kemudian pada tahun 2021 saat pandemi Covid-19 berada dalam status kedaruratan yang tinggi dan perekonomian melemah, jangkauan KBM tetap meningkat dengan total sebanyak 666.249 unit dengan PKB sebesar Rp578 miliar. Tahun ini, saat masa pemulihan ekonomi, hingga 30 September lalu, layanan sudah menjangkau lebih dari setengah juta KBM dengan PKB sebesar Rp510 miliar.

Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik enggan melewatkan tren positif begitu saja. Menurut dia, optimalisasi layanan terus dilakukan sesuai amanat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Ya, amanat Pak Gubernur kan jelas. Inovasi untuk layanan terhadap masyarakat harus menjadi prioritas. Sekarang jangkauan layanan digital sedang baik,” katanya, Kamis (10/11/2022).

“Soal pembayaran sudah banyak pilihan. Sekarang yang menjadi fokus adalah bagaimana caranya ketika pengesahan (surat kendaraan/STNK) bisa dilakukan secara online juga. Ini yang akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian yang menjadi mitra kami,” paparnya.

Pembahasan mengenai pengesahan surat kendaraan ini dilakukan Tim Pembina Samsat Jabar dengan Bapenda Jawa Timur pada pertengahan pekan lalu. Intinya, mencari solusi agar proses pengesahan bisa dilakukan pula secara daring, atau, paling tidak wajib pajak tak perlu mendatangi Samsat untuk mendapatkan dokumen pengesahan.

“Ya, ini kan ikhtiar mencari solusi bagaimana layanan bisa lebih optimal. Urusan pengesahan ini memang menjadi kewenangan pihak Kepolisian. Makanya, kami segera menjadwalkan untuk berdiskusi dan berkoordinasi dengan Korlantas Polri sebagai tindak lanjut pembahasan di Surabaya (pekan) kemarin,” katanya.

Pihaknya berharap masyarakat dapat membayar pajak dimana saja, kapan saja dan melalui metode pembayaran apapun termasuk pengesahan stnknya juga dilakukan secara on line atau elektronik, tidak perlu datang ke samsat lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bapenda pajak kendaraan bermotor
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top