Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengguna Kompor Induksi di Jabar Tumbuh 265 Persen

PLN Unit induk Distribusi Jawa Barat berkomitmen untuk melakukan percepatan penambahan pengguna kompor induksi.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  16:30 WIB
Pengguna Kompor Induksi di Jabar Tumbuh 265 Persen
Ilustrasi. Penggunaan kompor listrik atau induksi. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - PLN Unit induk Distribusi Jawa Barat berkomitmen untuk melakukan percepatan penambahan pengguna kompor induksi. Hal ini direalisasikan melalui beberapa program yang telah diluncurkan seperti program nyaman kompor induksi dan program Jabar Smile.

“Pemerintah menargetkan pencapaian nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2060. Untuk mendukung hal tersebut, PLN UID Jabar gencar mensosialisasikan program seperti electrifying life style dimana salah satu perwujudanya berupa pemakaian kompor induksi,” ujar Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UD Jabar Rino Gumpar Hutasoit, Senin (15/8/2022).

Rino menambahkan percepatan penambahan pengguna kompor induksi ini juga akan dapat membantu pemerintah dalam hal meningkatkan ketahanan energi dan mengurangi energi berbasis impor.

Hingga Juli 2022, PLN mencatat adanya performa positif terkait penggunaan kompor induksi di Jawa Barat. Rino menyampaikan jumlah pengguna kompor induksi, yang datanya berasal dari pendaftar program nyaman kompor induksi, naik signifikan menjadi hampir 29.000 pengguna.

Sebelumnya, sejak program nyaman kompor induksi digulirkan hingga Desember 2021, jumlah pelanggan yang mengikuti program nyaman kompor induksi sebanyak 6.208 pelanggan. Lalu, sejak Januari hingga Juli 2022, jumlahnya terus bertambah sebanyak 22.663 pelanggan atau tumbuh sebesar 265 persen.

Rino mengucapkan terimakasih atas antusiasme warga Jabar yang tinggi terhadap pemanfaatan kompor induksi. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh banyaknya keunggulan kompor induksi seperti lebih hemat dan aman.

“Kompor induksi ini bisa menjadi solusi untuk memasak dengan lebih aman, hemat, dan praktis. Cara kerjanya yang menginduksi peralatan masak yang digunakan, tanpa adanya api dan asap, membuat kompor induksi lebih aman. Apalagi disertai timer dan fitur child lock,” kata Rino.

Selain keunggulan di atas, Rino juga menjelaskan berbagai kelebihan kompor induksi lainnya seperti memasak lebih cepat, lebih bersih, praktis, tidak perlu beli dan bongkar pasang tabung, lebih canggih dan menarik, serta lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Rino merinci kinerja program Jabar Smile yang juga menunjukkan trend yang positif. Jumlah pelanggan yang telah mengikuti program Jabar Smile yaitu sebanyak 53.588 pelanggan.

Jumlah ini terdiri dari 35.055 pelanggan yang mendaftar iconnet, 47 pendaftar yang membeli motor listrik, dan 18.486 pelanggan yang membeli kompor induksi dengan program Layanan Ekstra Daya.

Pelanggan yang membeli kompor induksi melalui program Jabar Smile ini terdiri dari dua tipe pelanggan yakni developer perumahan yang membeli kompor induksi sebagai salah satu nilai jual di perumahannya melalui program Layanan Ekstra Daya dan pelanggan yang membeli untuk menggunakan kompor induksi dan melakukan penambahan daya listriknya melalui program Nyaman Kompor Induksi.

Rino menguraikan kedua program tersebut sama-sama memberi kontribusi keuntungan bagi pelanggan selain berbagai macam manfaat dari penggunaan kompor induksi.

Dengan mengikuti Program Layanan Ekstra Daya, maka permohonan pemasangan baru akan diberikan Daya listrik 1 tingkat diatasnya dengan biaya penyambungan tetap di Daya permohonan awal. Sedangkan bagi pelanggan yang mengikuti program Nyaman kompor induksi, pelanggan dapat menambah daya listriknya hanya dengan biaya Rp150.000.(k34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top