Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Optimalkan Potensi Kemaritiman dan Perikanan Priangan Timur, Ini Rekomendasi BI Jabar

Bank Indonesia menilai Jawa Barat bagian timur atau disebut juga Priangan Timur memiliki potensi yang besar dalam sektor perikanan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  15:28 WIB
Optimalkan Potensi Kemaritiman dan Perikanan Priangan Timur, Ini Rekomendasi BI Jabar
Kepala Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto

Bisnis.com, SUMEDANG - Bank Indonesia menilai Jawa Barat bagian timur atau disebut juga Priangan Timur memiliki potensi yang besar dalam sektor perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan budi daya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto dalam acara Sarasehan Ekonomi dengan tema “Langkah Kolaboratif Memanfaatkan Potensi Maritim dan Perikanan Wilayah Priangan Timur”, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Rabu (27/7/2022).

Menurutnya, masih ada gap yang cukup besar antara potensi dan realisasi produksi perikanan di Jawa Barat. Padahal, Jawa Barat memiliki daerah maritim maupun budi daya ikan yang luas.

"Kalau tidak ada upaya sinergi untuk merealisasikan optimalisasi potensi kemaritiman dan perikanan, maka di Jabar tidak akan menjadi potensi ekonomi dan kekuatan pangan," ungkapnya.

Herawanto menilai hal ini juga menjadi upaya menjaga dan meningkatkan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengantisipasi
tekanan inflasi.

Herawanto menyampaikan bahwa salah satu rekomendasi kebijakan yang dapat ditempuh untuk mendukung sektor perikanan dan maritim adalah dengan menjaga perbaikan kinerja ekspor Jawa Barat khususnya pada komoditas sektor fishery.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut di antaranya melalui efisiensi interlinkage industri hulu ke hilir, pembangunan infrastruktur pelabuhan dan percepatan realisasi pengembangan sistem logistik terpadu, pembangunan cold storage, hingga dorongan investasi di sektor perikanan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Darjana menyampaikan Bank Indonesia Tasikmalaya bersama dengan pemerintah daerah di wilayah Priangan Timur, ISEI, perguruan tinggi serta akademisi, hingga pelaku usaha se-Priangan Timur akan terus mengoptimalkan implementasi hasil rekomendasi kebijakan Sarasehan Ekonomi dalam mendorong sektor maritim dan perikanan guna meraih ketahanan pangan di Jawa Barat, di samping penguatan sektor pertanian yang selama ini telah menjadi sektor unggulan di wilayah Priangan Timur.

Beberapa hal yang akan dilakukan di antaranya pengembangan komoditas perikanan budi daya hingga budi daya udang vaname melalui kerja sama kemitraan dengan pelaku usaha, UMKM, hingga pondok pesantren termasuk mendorong investasi di sektor perikanan dan maritim Priangan Timur, guna mewujudkan efisiensi produksi hingga mendukung ekspor produk perikanan Jawa Barat.

Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito menegaskan ISEI akan terus menjadi mitra strategis pemangku kebijakan baik pemerintah pusat, daerah hingga Bank Indonesia untuk terus bersinergi mendorong dan meningkatkan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengantisipasi potensi tekanan inflasi.

ISEI akan terus meningkatkan peran aktif dalam berbagai hal diantaranya melalui penyampaian rekomendasi kebijakan berbasis studi riset yang aplikatif kepada pemerintah, mendorong implementasi kebijakan yang ditujukan untuk pemerataan dan inklusivitas pertumbuhan ekonomi, hingga meningkatkan implementasi digitalisasi, terutama dalam rangka mendukung sektor perikanan dan maritim di wilayah Jawa Barat Selatan.

Hal tersebut merupakan wujud dukungan nyata ISEI guna menjaga dan meningkatkan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengantisipasi potensi tekanan inflasi. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top