Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disperindag Jabar Pastikan Minyak Goreng Curah Sudah Terkendali

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat memastikan situasi di lapangan terkait minyak goreng curah sudah terkendali dibandingkan beberapa bulan ke belakang.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 01 Juli 2022  |  14:58 WIB
Disperindag Jabar Pastikan Minyak Goreng Curah Sudah Terkendali
Warga menunjukkan aplikasi Peduli Lindungi saat membeli minyak curah di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/6/2022). Pemerintah akan menerapkan aturan baru terkait pembelian dan penjualan minyak goreng curah dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau menunjukkan nomor induk kependudukan pada KTP yang akan diberlakukan pada 11 Juli mendatang. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi

Bisnis.com, BANDUNG — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat memastikan situasi di lapangan terkait minyak goreng curah sudah terkendali dibandingkan beberapa bulan ke belakang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan situasi di laoangan sudah terkendali meskipun harga minyak goreng curah sulit dikembalikan ke harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14.000 per liter.

Kondisi semakin membaik setelah Kementerian Perdagangan merilis upaya yang menyerupai langkah pihaknya yakni menjual minyak goreng curah melalui bantuan aplikasi PeduliLindungi.

“Kalau mereka PedulLindungi tetapi harus tetap dibeli ke pasar, nanti salah satu BUMN mereka menjual ke pengecer di pasar dan diawasi agar yang dijual sesuai HET, kami Pemprov Jabar melakukan itu sejak April lewat Sapawarga, bahkan tidak perlu ke pasar tapi diantar ke rumah,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya berdasarkan perintah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pihaknya saat ini tengah mempertimbangkan apakah layanan pemesanan minyak goreng curah via aplikasi Sapa Warga Pemirsa Budiman masih terus dilanjutkan atau tidak.

“Kami berkomunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, karena kebijakan pusat sendiri belum optimal karena masih melakukan kajian pasar,” tuturnya.

Saat ini sebagai langkah percontohan pembelian minyak goreng curah via PeduliLindungi Kemendag sudah menyiapkan sejumlah pengecer di Kota Bandung yang akan bekerjasama.

Secara umum, Iendra memastikan penjualan minyak goreng curah berdasarkan pantauan rutin pihaknya ke sejumlah pasar, pedagang rata-rata sudah menjual di angka Rp15.000 per liter.

“Alasan para pengecer menjual Rp15.000 karena minyak goreng curah itu harus dibungkus plastik, saya pikir kurang seribu masih mungkin lah dibanding sebelumnya yang mencapai Rp17.000 bahkan lebih tinggi, masyarakat Rp15.000 juga sudah bisa menerima,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng pemprov jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top