Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Miliki TKDN 50 Persen, Non-Electric Detonator Dahana Panen Dukungan

Direktur Utama PT Dahana Wildan Widarman menyampaikan pihaknya sangat bersyukur atas keberhasilan Dahana dalam membangun Pabrik Elemented Detonator yang telah memproduksi non-electric detonator dan sudah digunakan oleh perusahaan-perusahaan tambang di tanah air.
Ajijah
Ajijah - Bisnis.com 14 Juni 2022  |  13:37 WIB
Public Release Elemented Detonator di Kawasan Energetic Material Center PT Dahana, Kabupaten Subang.
Public Release Elemented Detonator di Kawasan Energetic Material Center PT Dahana, Kabupaten Subang.

Bisnis.com, SUBANG - Usai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Pabrik Elemented Detonator PT Dahana berhasil memproduksi non-electric detonator dan diserap oleh banyak perusahaan pertambangan di tanah air.

Elemented detonator merupakan bagian pemicu bahan peledak yang terdiri dari material delay untuk mengatur waktu tunda, dan daya ledak tinggi sebagai isian utama. Indonesia, melalui PT Dahana secara resmi telah memiliki Pabrik Elemented Detonator yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo bersamaan dengan peluncuran Holding DEFEND ID pada 20 April 2022 di Surabaya.

Direktur Utama PT Dahana Wildan Widarman menyampaikan pihaknya sangat bersyukur atas keberhasilan Dahana dalam membangun Pabrik Elemented Detonator yang telah memproduksi non-electric detonator dan sudah digunakan oleh perusahaan-perusahaan tambang di tanah air.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, kita telah berhasil membangun pabrik elemented detonator, dan dapat meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) hingga 50 persen. Kepemilikan pabrik ini juga dapat meningkatkan perekonomian nasional serta mengurangi ketergantungan impor bahan peledak,” ungkap WIldan, dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (14/6/2022).

Kepemilikan Pabrik Elemented Detonator Dahana pun disambut baik oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Koordinator Sub Direktorat Bimus Mineral Kementerian ESDM Indra Yuspiar menuturkan pihaknya sangat peduli terhadap pengurangan impor dan peningkatan TKDN.

“Dahana saat ini mampu meningkatkan TKDN hingga 50 persen, ini merupakan angka yang tinggi, dan merupakan yang paling besar. Oleh sebab itu, kami siap mendukung produk Dahana untuk dapat digunakan di seluruh pertambangan Indonesia,” ujar Indra.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Teknologi Industri Pertahanan Kemhan Marsma TNI Wajariman. Menurutnya, kehadiran Pabrik Elemented Detonator dengan TKDN tinggi ini sangat baik untuk kemajuan industri dalam negeri.

“Kami sangat mendukung peningkatan TKDN yang dihasilkan dari Pabrik Elemented Detonator milik PT Dahana ini. Hal ini sejalan dengan tugas kami dalam pembinaan industri pertahanan untuk mengembangkan produk-produk dalam negeri,” tutur Wajariman.

President & CEO Hanwha Corporation Maeng Yoon Kim dalam sambutannya merasa gembira dan mengapresiasi kerja sama antara Hanwha dan Dahana yang sudah terjalin selama kurang lebih 10 tahun.

"Ke depan semoga dapat menjalin kerjasama yang lain dan lebih baik lagi. Kami juga senang teknologi non-electric detonator Hanwha ini digunakan dalam produksi di Indonesia," tutur Maeng Yoon Kim.

Pabrik Elemented Detonator Dahana merupakan yang pertama dan satu-satunya di tanah air. Pabrik ini dibangun dengan dukungan teknologi dari Hanwha Corporation Korea dengan nilai proyek Rp200 miliar pada rentang Januari 2019 dan selesai pada Desember 2021. Pabrik ini dapat menunjang Dahana sebagai industri energetic material terunggul di kawasan Asia.

Selain itu, kepemilikan Pabrik Elemented Detonator juga dapat mengurangi impor dan menghemat devisa negara hingga US$6 juta atau setara Rp87 miliar per tahun, serta meningkatkan nilai penguasaan teknologi dan kemandirian bahan peledak detonator untuk memenuhi kebutuhan domestik dari 35 persen menjadi 80 persen.

Sebagaimana diketahui, PT Dahana merupakan anggota Holding DEFEND ID yang memiliki bidang usaha bahan berenergi tinggi (explosives) untuk sektor pertambangan umum, kuari dan konstruksi, minyak dan gas serta sektor pertahanan. Kehadiran Pabrik Elemented Detonator ini semakin memperkuat bisnis hulu Dahana untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt dahana
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top