Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Alumni Prakerja Garut Berterimakasih ke Airlangga

Setelah dua kali gagal, Nenden akhirnya lolos Program Kartu Prakerja gelombang 21 dan masih akan mendapat insentif dua tahap lagi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 28 November 2021  |  13:45 WIB
Alumni Prakerja Garut Berterimakasih ke Airlangga
Kolom pendaftaran pada laman prakerja.go.id, Sabtu (8/8/2020). Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota untuk 800 ribu orang. - ANTARA
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG--Airlangga Hartarto dinilai sukses membantu banyak peserta Program Kartu Prakerja, terlebih di masa pemulihan ekonomi saat pandemi Covid-19.

Nenden Farida Ukus (42), salah satu peserta Program Kartu Prakerja dari Garut, Jawa Barat, menyampaikan terima kasih pada pemerintah khususnya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto karena dengan adanya Program Kartu Prakerja ia dapat memulai kembali usahanya meski kecil-kecilan.

"Mungkin sebagai perwakilan dari yang lain, terima kasih untuk Pak Airlangga, Menteri Perekonomian, atas programnya. Saya sangat terbantu dengan Prakerja dan perhatian dari Pak Menteri," ujar Nenden dalam pernyataan yang dikutip, Minggu (28/11/2021).

Menurutnya setelah dua kali gagal, Nenden akhirnya lolos Program Kartu Prakerja gelombang 21 dan masih akan mendapat insentif dua tahap lagi.

Dengan diterimanya ia pada program tersebut, menimbulkan kembali rasa percaya dirinya setelah usahanya gulung tikar akibat pandemi.Sebelumnya Nenden membuka usaha toko kelontong, namun karena situasi pandemi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), membuat tokonya sepi, sehingga ia harus mengalihkan bisnisnya dengan berjualan secara daring.

Berbekal latar belakang pendidikan tata boga dan pelatihan mengolah makanan sehat bagi juru masak dan insentif yang ia dapat dari Prakerja, Nenden pun berani mencoba untuk berjualan bolu dan kolak.

"Saya mendapat ilmu bagaimana mengolah makanan secara higienis dan kualitas gizi terjaga. Pemasaran usaha kulinernya saya lakukan secara daring melalui Facebook dan WhatsApp," ujar Nenden.

Hal senada disampaikan Wildan Abdul Ghani (35), petani kopi asal Sukawening, Garut. Wildan yang merupakan alumni gelombang ke empat Program Kartu Prakerja, mengaku mendapat pengetahuan tantang digital marketing dari pelatihan yang diikuti.

Wildan yang bersama kelompoknya membangun usaha kopi dari pertanian hingga pengolahan, juga telah memperoleh bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). " Saya pribadi pernah dapat Prakerja, kalau KUR Tani untuk kelompok. Alhamdulillah lancar sudah tiga kali, " ujarnya.

Karena kedua program tersebut dibawah Kemenko Perekonomian, Wildan juga mengucapkan terima kasih pada Menko Perekonomian yang hari itu berhalangan hadir dan digantikan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Mochammad Rudy Salahuddin.

Mochammad Rudy Salahuddin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah, khususnya Kabupaten Garut yang turut menyukseskan Program Kartu Prakerja.

“Keterlibatan Pemerintah Daerah harus terus dilakukan, karena sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program-program Pemerintah yang memang diciptakan untuk mendukung masyarakat, khususnya Program Kartu Prakerja,” kata Deputi Rudy Salahuddin.

Jawa Barat sendiri menjadi provinsi dengan jumlah penerima program Kartu Prakerja terbanyak di Tanah Air. Total penerima dari gelombang 1 hingga 22 di Jawa Barat ada 1.494.509 orang, disaring dari sebanyak 5.239.146 pendaftar. Sedangkan di Indonesia terdapat 11.441.922 penerima program Kartu Prakerja dari sekitar 78,87 juta pendaftar.

Di Jabar, Kabupaten Bogor menempati urutan pertama penerima terbanyak program ini, yakni 190,796 orang, kemudian Kabupaten Bandung 128,197 orang, Kota Bandung 122,054 orang, Kota Bekasi 104,727 orang, Kabupaten Bekasi 89,067 orang, dan Kota Depok 96,999 orang. Sedangkan di Kabupaten Garut, penerima Kartu Prakerja tercatat sebanyak 72.763 orang dari 262.801 orang pendaftar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airlangga hartarto kartu prakerja
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top