Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

32 Ton Sampah per Hari dari Sumedang akan Dibuang ke TPPAS Legok Nangka

Herman mengatakan pemerintah daerah mendukung keberadaan TPPAS Legok Nangka sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah di Cekungan Bandung.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 26 Mei 2021  |  20:06 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang menyebutkan beberapa kecamatan di wilayah barat akan membuang sampah ke Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Aampah (TPPAS) Regional Legok Nangka di perbatasan Bandung-Garut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang Herman Suryatman mengatakan beberapa kecamatan tersebut yakni Cimanggung dan Jatinangor. Wilayah tersebut berdekatan dengan Bandung.

"Berdasarkan hasil hitungan objektif kurang lebih 32 ton sampah perhari dari Sumedang akan digabung di TPPAS Legok Nangka, sebagiannya kami arahkan ke Cijeruk," kata Herman, Rabu (25/5/2021).

Herman mengatakan pemerintah daerah mendukung keberadaan TPPAS Legok Nangka sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah di Cekungan Bandung.

Sementara untuk wilayah timur, pemerintah daerah menyediakan 4 TPSA yaitu di Cibereum, Wado, Ujungjaya dan Cijeruk. Untuk TPSA Cijeruk, tahap pembangunan sudah 50 persen sudah digarap pembangunannya.

“Ada 5 hektare lebih, setengahnya sudah dibangun dan kemarin kami sudah berkomunikasi dengan kementerian PU. Insyaallah tahun ini akan dituntaskan," katanya.

Sebelumnya, Panitia Pengadaan Proyek KPBU Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPAS) Legok Nangka mengundang badan usaha baik nasional maupun internasional untuk mengikuti prakualifikasi pengadaan badan usaha pelaksana Proyek.

Proyek ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur dimana Proyek ini diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Tujuan dari proyek adalah membangun sebuah fasilitas pengolahan dan pemrosesan sampah perkotaan yang berasal dari enam kabupaten/kota yang berpartisipasi yaitu, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kota Cimahi, Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung Barat.

Perkiraan sampah perkotaan yang diterima dan diproses oleh fasilitas adalah kurang lebih 2.000 ton/hari.

Panitia juga memastikan pendaftar tidak dapat mewakili lebih dari satu badan usaha. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 29 Maret 2021- 30 Mei 2021 (pukul 23.59 WIB).

Dokumen Prakualifikasi akan dibagikan melalui tautan terpisah yang akan diberikan setelah registrasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top