Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejak H-1 Lebaran, Produksi Sampah di Karawang Meningkat 30 Persen

Kepala UPTD Kebersihan Wilayah Karawang Luky Mantera Dwi Putra menuturkan peningkatan produksi sampah ini salah satunya terjadi di wilayah perkotaan. 
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 16 Mei 2021  |  15:46 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PURWAKARTA – Produksi sampah di Kabupaten Karawang selama momen Idulfitri mengalami kenaikan hingga 30 persen dari hari biasanya. 

Kepala UPTD Kebersihan Wilayah Karawang Luky Mantera Dwi Putra menuturkan peningkatan produksi sampah ini salah satunya terjadi di wilayah perkotaan. 

Dengan kondisi tersebut, para petugas kebersihan yang ada di lingkup wilayah kerjanya terpaksa tidak diperkenankan libur, supaya persoalan sampah ini bisa ditanggulangi. 

“Sejak H-1 lebaran, produksi sampah di wilayah perkotaan Karawang naik hingga 20-30 persen dari hari normal,” ujar Luky dalam rilis yang diterima Bisnis.com, Minggu (16/5/2021). 

Luky menjelaskan, pihaknya mengerahkan 270 petugas kebersihan supaya tidak terjadi penumpukan sampah setiap TPS (tempat pembuangan sampah). Dengan meningkatnya produksi sampah ini, para petugas pun harus bekerja lebih ekstra. 

“Kalau hari biasa, petugas biasanya mengangkut 15 meter kubik sampah per harinya. Namun sejak H-1 lebaran hingga hari ini volume sampah di setiap TPS bisa mencapai 20 meter kubik,” jelas dia.

Luky tak menampik produksi sampah yang dihasilkan masyarakat terus meningkat setiap tahunnya, apalagi di wilayah perkotaan. Hal itu terjadi, seiring banyaknya perumahan dan industri. Apalagi, wilayah perkotaan merupakan daerah urban yang menjadikan salah satu wilayah padat penduduk.

“Mungkin karena larangan mudik. Jadi volume sampah di wilayah padat penduduk ini juga meningkat saat lebaran,” katanya.

Luky menambahkan, ruang lingkup wilayah kerja UPTD Karawang kota itu meliputi, Kecamatan Karawang barat, Karawang Timur, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Ciampel, Klari, Pangkalan dan Tegalwaru. Adapun wilayah yang paling diantisipasi, adalah wilayah yang berdekatan dengan kawasan industri. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karawang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top