Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asik, Libur Lebaran Tempat Wisata Kuliner di Purwakarta Tetap Buka

Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebubayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta Acep Yuli Mulya mengatakan merujuk pada kebijakan bupati, untuk tempat wisata kuliner tetap buka dengan syarat kapasitas pengunjung 50 persen.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  15:56 WIB
Satai Maranggi - Istimewa
Satai Maranggi - Istimewa

Bisnis.com, PURWAKARTA - Menyambut musim libur lebaran, tempat-tempat wisata kuliner yang ada di Kabupaten Purwakarta tetap buka.

Akan tetapi, para pengelola tempat wisata kuliner itu harus mematuhi protokol kesehatan mengingat sampai saat ini sebaran Covid-19 di wilayah ini masih cukup tinggi.

Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebubayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta Acep Yuli Mulya mengatakan merujuk pada kebijakan bupati, untuk tempat wisata kuliner tetap buka dengan syarat kapasitas pengunjung 50 persen.

"Tidak ada larangan untuk tutup bagi wisata kuliner. Namun, tetap harus menjaga protokol kesehatan dan menerapkan 5M," ujar Acep kepada Bisnis.com, Rabu (5/5/2021).

Acep menyebutkan, Kabupaten Purwakarta memiliki spot-spot wisata kuliner. Seperti di Kecamatan Bungursari, Wanayasa, Bojong dan juga Plered. Adapun kuliner andalannya, adalah satai maranggi dan sop tulang.

Bahkan, di pusat kota juga ada tempat wisata kuliner yang selalu ramai setiap malam Minggu yakni wisata kuliner Tjeplak atau Gedung Kembar. Tetapi, selama pandemi wisata kuliner di Tjeplak tidak buka seiring dengan tidak beroperasinya Taman Air Mancur Sri Baduga.

Meski demikian, tempat wisata kuliner lainnya sudah kembali normal. Sejak, adanya kebijakan pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19. Dengan begitu, geliat usaha yang mayoritas melibatkan UMKM ini mulai mengalami peningkatan.

"Tetapi, ya itu tadi wisata kuliner bisa buka, jika pengelola bersedia mengikuti aturan penerapan 5M dan membatasi kapasitas pengunjung sampai 50 persen," ujarnya. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top