Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Pelaku Wisata, Ekraf dan Seni Budaya Persiapan Pemulihan Masif di 2022

Kenny pun mengimbau para pengelola tempat wisata agar konsisten dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, serta mematuhi aturan yang berlaku di Kota Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  18:53 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari mengatakan vaksinasi terhadap pelaku usaha wisata, ekonomi kreatif dan seni budaya bisa berdampak besar terhadap perekonomian di Kota Bandung.

Untuk itu, ia berharap kenormalan bisa terjadi di seluruh sektor pada 2022 seiring dengan percepatan herd immunity dengan vaksinasi.

"Dan saya baru mendapatkan informasi juga dari Dinas Kesehatan bahwa nanti setelah lebaran ada pasokan 3.000 vaksin lagi untuk sektor pariwisata," ucap Kenny, sapaan akrabnya, di Trans Hotel Bandung, Selasa (4/5/2021).

Kenny pun mengatakan, dengan adanya vaksinasi ini dalam rangka pemulihan, baik itu dari segi kesehatan mau pun ekonomi, namun meski telah divaksin, protokol kesehatan dan 5M harus tetap konsisten ditegakkan dengan disiplin sebagai kunci.

"Sehingga harapan kami dari sektor pariwisata para pekerja pariwisata tahun depan, 2022 itu sudah mulai normal. Karena sekarang ini dalam rangka pemulihan kita memberikan kontribusi percepatan, supaya Covid-19 ini segera menyingkir dari Kota Bandung, Indonesia dan bahkan dunia," katanya.

Selain itu, dia pun mengimbau para pengelola tempat wisata agar konsisten dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, serta mematuhi aturan yang berlaku di Kota Bandung.

"Jadi tentang kapasitas, itu maksimal 50 persen tidak bisa lebih, kemudian jam operasional juga. Di bulan Ramadan ini untuk kafe dan restoran sampai jam 11 malam. Kemarin saya mendapat laporan dan sempat monitoring masih ada yang sampai jam 1 malam," katanya.

"Masih ada juga yang belum taat, jadi saya imbau sekali lagi untuk para pengelola usaha pariwisata agar betul-betul taat aturan yang sudah kita keluarkan, yakni Peraturan Wali Kota. Karena ini kuncinya di kita semua, termasuk teman-teman pengusaha dan pelaku ini, jadi semua harus disiplin," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta vaksinasi, Rani merespons baik dengan adanya vaksinasi bagi pekerja di bidang pariwisata.

"Saya menyambut baik dengan vaksinasi ini. Kebetulan saya bekerja di perhotelan bertemu dengan orang yang berbeda setiap hari, vaksin ini bisa membentengi kita juga," ucap Rani yang bekerja di Four Point Sheraton.

"Semoga tamu juga akan merasa nyaman dengan kita yang sudah divaksin ini. Kalau sudah terealisasi divaksin semua, akhirnya bisa bangkit dan ekonomi baik kembali," ucapnya.

Sedangkan, Kamaludin yang bekerja sebagai Property/Cleaning Service di Trans Studio Theme Park berharap dengan adanya vaksinasi ia bisa bekerja dengan jam kerja seperti sebelum pandemi.

"Dengan vaksin ini ada tameng yah, bisa membentengi diri, bisa melindungi orang-orang terdekat seperti keluarga. Saya juga berharap sektor pariwisata ini bisa dinormalisasi kembali, karena saat ini jam kerja saya juga berkurang akibat jam operasional dibatasi," katanya. (k34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top