Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pupuk Tersedia di Kios, Petani di Subang Percepat Masa Tanam

Petani mempercepat tanam karena pupuk dan airnya sudah tersedia sehingga mereka bersemangat untuk segera mengolah sawah.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 08 April 2021  |  13:26 WIB
Para petani memilah gabah hasil panen di desa Dawuan, Subang. -  Antara / Arief Luqman Hakim
Para petani memilah gabah hasil panen di desa Dawuan, Subang. - Antara / Arief Luqman Hakim

Bisnis.com, JAKARTA — Memasuki musim tanam gadu 2021, sejumlah petani Kabupaten Subang mempercepat masa tanam karena saat ini keberadaan pupuk bersubsidi di kios resmi telah tersedia. Bahkan, cukup melimpah. Selain itu, pasokan air untuk tanam juga masih cukup banyak.

Ketua KTNA Kabupaten Subang Otong Wiranta mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari anggota jika saat ini petani langsung mempercepat tanam karena pupuk dan airnya sudah tersedia sehingga mereka bersemangat untuk segera mengolah sawah.

"Padahal, di Subang ini masih dalam tahap panen raya. Namun, petani yang sudah panen, justru mempercepat tanam. Soalnya, pupuk subsidinya melimpah dan air juga tersedia," ujar Otong kepada sejumlah awak media, Kamis (8/4/2021).

Dengan kondisi ini, lanjut Otong, pihaknya turun ke lapangan. Tujuannya, untuk memantau kios-kios pupuk bersubsidi apakah pupuk tersebut tersedia banyak atau tidak mengingat saat ini petani lebih memilih mempercepat tanam sehingga dalam kurun waktu sebulan ke depan kebutuhan pupuk di wilayah ini bisa meningkat tajam.

Pihaknya sudah mengecek gudang pupuk. Salah satunya, milik PT Bumi Persada Sejati, yang merupakan distriburtor pupuk bersubsidi. Hasilnya, stok pupuk bersubdisi melimpah sehingga petani tak perlu khawatir.

Sementara itu, sejumlah petani di Kecamatan Dawuan mulai mendatangi kios untuk membeli pupuk. Para petani tersebut bisa tersenyum lega sebab pupuk dipastikan tersedia. Seperti terpantau di Kios Hans Tani Jaya,  para petani berdatangan untuk memesan pupuk. 

Juherdi (37), petani asal Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan, mengatakan bahwa setelah mendapat kartu tani, dirinya sudah bisa membeli pupuk subsidi yang sudah tersedia. Harganya juga cukup terjangkau serta transaksinya cukup mudah. 

"Data saya sudah ada di e-RDKK [elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok], tinggal beli pupuk dengan kartu tani. Prosesnya mudah dan pupuknya ada. Jadi, semakin semangat untuk segera tanam," ujar petani yang baru panen sepekan yang lalu ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk petani
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top