Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang PTM, 4.373 Guru di Kota Cirebon Sudah Divaksin Covid-19

Sebanyak 4.373 guru dan tenaga kependidikan di Kota Cirebon, Jawa Barat, sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 08 April 2021  |  09:20 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Sebanyak 4.373 guru dan tenaga kependidikan di Kota Cirebon, Jawa Barat, sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama. Hal tersebut dilakukan menjelang pertemuan tatap muka (PTM) sekolah Juli mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon Irawan Wahyono mengatakan jumlah guru dan tenaga kependidikan di Kota Cirebon sebanyak 4.678, namun 305 di antaranya belum mendapatkan vaksin Covid-19.

"Sisanya belum karena memiliki komorbid, tensi tinggi, autoimun, sedang hamil dan menyusui, penyintas Covid-19, HBSAg positif/vertigo, dan diabetes," kata Irawan di Kota Cirebon, Kamis (8/4/2021).

Irawan memastikan, seluruh guru dan tenaga kependidikan akan mendapatkan vaksin Covid-19 hingga tahap kedua paling lambat Mei 2021. Nantinya, sebelumnya PTM dimulai sudah memiliki kekebalan tubuh.

Selain itu, kata Irawan, setelah PTM diberlakukan, orangtua atau wali murid bebas memilih anaknya untuk mengikuti PTM atau pembelajaran jarak jauh.

"Dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh, sehingga kesehatan dan keselamatan warga pendidikan dapat terus menjadi prioritas," katanya.

PTM untuk sekolah siap digelar di Kota Cirebon pada Juli mendatang. Dinas Pendidikan pun sudah merampungkan petunjuk teknis untuk pelaksanaan tersebut.

PTM bakal digelar bersamaan dengan tahun ajaran baru 2021/2022. Namun, dalam waktu dekat tidak bakal melakukan simulasi seperti kota lainnya.

Untuk pelaksanaan PTM di Kota Cirebon, petunjuk teknisnya akan disesuaikan dengan aturan adaptasi kebiasaan baru (AKB) sehingga tidak akan memunculkan klaster baru Covid-19.

Beberapa poin dalam petunjuk teknis tersebut di antaranya, sekolah diwajibkan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan tenaga kesehatan dan menyediakan sarana cuci tangan dilengkapi dengan sabun dan air mengalir.

Kemudian, untuk PTM di kelas nantinya setiap ruangan hanya boleh diisi oleh 50 persen dari total keseluruhan siswa di setiap kelasnya. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top