Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil Bawa ADPM Tuntaskan Masalah Migas dan Pengembangan EBT

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  11:42 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil - Bisnis
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM).

Menurutnya dalam lima tahun ke depan ADPM akan berfokus pada pengembangan energi terbarukan atau biofuel berbasis sampah, kotoran hewan, dan tumbuhan.

"Kami ingin menyelesaikan permasalahan - permasalahan dari sisi Migas, tapi kami juga ingin menjadi daerah yang mempersiapkan dan merespons masa depan terkait energi terbarukan," katanya, Rabu (3/3/2021).

Dia menjelaskan, cadangan gas dan minyak bumi Indonesia termasuk Jawa Barat semakin menipis. Maka dari itu diperlukan pengembangan pada energi terbarukan. Menurutnya, energi terbarukan ini merupakan tren global ditandai dengan kemunculan konsep Transisi Energi (Energy Transition) dan Environmental Social Governance Fund untuk investasi dengan prioritas eksplorasi gas dibanding minyak bumi.

"Energi terbarukan tidak bisa dihindari karena energi fosil sekarang sudah mulai menurun. Tapi gas empat kali lipat cadangan belum dieksplorasi, energi terbarukan lainnya juga belum tereksplorasi," sebutnya.

Selain itu, ADPM juga berusaha menciptakan iklim migas yang lebih berkeadilan terutama bagi daerah- daerah kaya cadangan energi. Daerah penghasil harus mendapatkan haknya untuk dapat menyejahterakan rakyatnya.

"Kami punya prioritas teknis. Kalau (saja) bagi hasil dari pusat ini maksimal, tentu kita bisa melihat Indonesia berubah dengan cepat," katanya.

Misi lain yang hendak dicapai ADPM adalah pengembangan SDM agar daerah tidak jadi objek atau penonton di tengah kekayaan sumber energi yang dimiliki. "Cita-cita kami adalah (jadi) subjek. Kalau nanti ada perusahaan pasar global datang ke daerah, ya maksimal sumber daya manusianya dari daerah itu juga," kata Ridwan Kamil.

Sebenarnya, kata Ridwan Kamil, Indonesia merupakan daerah kaya sumber energi. Namun keterbatasan infrastruktur, SDM, dan kebijakan yang belum mendukung sepenuhnya, menyebabkan banyak sumber tidak tereksplorasi.

Daerah seperti Jawa Barat, katanya, punya karakter bahwa cadangan gasnya empat kali lipat lebih banyak dibandingkan minyak bumi. Potensi paling besar sebetulnya ada pada panas bumi.

“Paling hebat dari Jawa Barat itu adalah panas bumi, tapi masih dianaktirikan. Padahal tiap hari panas dari bumi Jawa Barat itu bisa menghasilkan energi listrik yang luar biasa" jelasnya.

Sehingga, khusus di Jawa Barat hal yang akan dimaksimalkan ADPM adalah panas bumi dan biofuel terutama dari sampah. “Mudah-mudahan dengan organisasi ini kita saling belajar," tutupnya.

Sesuai amanat Munas IV di Bali, ADPM selanjutnya akan bertransformasi menjadi Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan atau disingkat ADPMET.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top