Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perairan Karawang Kembali Tercemar Minyak Mentah, 120 Petugas Diturunkan

Perairan utara Kabupaten Karawang kembali tercemar ceceran minyak mentah (spill oil) yang terlihat sejak awal pekan lalu.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 25 Februari 2021  |  15:13 WIB
Pertamina Hulu Energi (PHE) menerjunkan tim pembersihan ceceran minyak mentah di pantai Karawang - Istimewa
Pertamina Hulu Energi (PHE) menerjunkan tim pembersihan ceceran minyak mentah di pantai Karawang - Istimewa

Bisnis.com, KARAWANG - Perairan utara Kabupaten Karawang kembali tercemar ceceran minyak mentah (spill oil) yang terlihat sejak awal pekan lalu.

Spill oil itu terbawa ke daratan dan kondisinya sudah menggumpal yang besarannya bervariasi, bahkan ada yang hingga sebesar kepalan tangan anak balita.

Menyikapi kondisi itu, anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), yakni Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), langsung merespons terhadap laporan munculnya spill oil tersebut. Perusahaan ini, telah menerjunkan sejumlah tim untuk melakukan pembersihan area pesisir.

Corporate Secretary PHE Whisnu Bahriansyah menyebutkan perusahaannya telah menerjunkan tim pembersihan sejak Senin kemarin. Ada 120 orang yang terdiri dari personil PHE ONWJ, Pertamina Patra Niaga dan Elnusa. Termasuk para pekerja dari masyarakat lokal di 13 titik temuan.

"Jadi, spill oil ini terlihat di 13 titik," ujarnya melalui rilis yang diterima Bisnis.com, Kamis (25/2/2021).

Spill oil itu dilaporkan terlihat di Pantai Mutiara (Pusaka Jaya Utara), Pantai Jalasena dan Pantai Samudera Baru (di Sungai Buntu), Pantai Cemarajaya dan Pisangan, Pantai Tanjungsari, Pantai Karangsari dan Pantai Tirtajaya (Kecamatan Sedari).

Lalu, di Pantai Singkih (Tambaksumur), Pantai Sarakan (Tambaksari), Pantai Pulau Putri (Segarjaya), Pantai Muara Bungin dan Pantai Sompek (Pakisjaya), Pantai Bakti di Muara Gembong Bekasi.

Saat ini, lanjutnya, ratusan personel gabungan ini melakukan pembersihan tumpahan minyak. Selain di darat, Tim PHE ONWJ yang bertugas di kapal operasi juga melakukan penelusuran dan pembersihan di area offshore.

"Respon cepat pembersihan ini sebagai bentuk tanggung jawab PHE ONWJ terhadap lingkungan area operasi, terlepas dari mana sumber minyak berasal," ujar Whisnu.

Ia menjelaskan, PHE ONWJ terus melakukan pengecekan fasilitas operasi di seluruh wilayah operasi. Termasuk di Perairan Karawang. Bahkan, secara rutin pihaknya mengecek kondisi jalur pipa minyak dan melakukan monitoring sistem.

"Setelah mendapat laporan mengenai munculnya tumpahan minyak, kami menambah frekuensi surveillance termasuk melalui pantauan udara," ujarnya.

Dari laporan visual surveillance, area perairan di sekitar fasilitas operasi sangat bersih. Tidak ditemui oil sheen ataupun spill oil. Begitu juga dari monitoring sistem, tidak ada penurunan produksi. Sehingga disimpulkan, fasilitas operasi PHE ONWJ dalam kondisi aman.

Whisnu menambahkan, meskipun sumber minyak belum diketahui namun pihaknya tetap proaktif melakukan pembersihan. Secara paralel, pihaknya telah mengambil sampel oil spill dan membawanya ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut untuk mengetahui sumber minyak. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karawang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top