Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Milenial di Jabar Antusias Menjadi Petani

Milenial paling banyak mendaftar berasal dari kawasan Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, serta Kab. Sumedang dan Garut.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 Februari 2021  |  11:59 WIB
Petani memanen timun suri di desa Sindang, Indramayu, Jawa barat, Rabu (31/5). - Antara/Dedhez Anggara
Petani memanen timun suri di desa Sindang, Indramayu, Jawa barat, Rabu (31/5). - Antara/Dedhez Anggara

Bisnis,com, BANDUNG — Sebanyak 6.000 milenial Jawa Barat telah mendaftar program Petani Milenial Juara melalui situs https://petanimilenial.jabarprov.go.id/.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Benny Bachtiar mengatakan, pendaftaran Petani Milenial Juara masih dibuka. Gubernur Jabar Ridwan Kamil sendiri menargetkan 5.000 milenial tergabung dalam program tersebut.

"Pendaftaran program Petani Milenial masih terus berjalan hingga kini. Sedangkan, waktu penutupan akan diinfokan kembali," kata Benny, Minggu (14/2/2021).

Milenial paling banyak mendaftar berasal dari kawasan Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, serta Kabupaten Sumedang dan Garut.

Profil para pendaftar sekitar 45 persen berumur 20—24 tahun dan 28 persen berumur 25—29 tahun. Pendaftar didominasi laki-laki sekitar 87 persen sedangkan perempuan 13 persen. 

Setelah mendaftar, para calon petani muda ini akan disaring secara administrasi, salah satunya terkait pemenuhan syarat bila diperlukan kredit dari lembaga keuangan. Kemudian, calon petani akan menjalani skrining teknis di perangkat daerah. Setelah lolos, pemuda ini akan dilatih lebih dalam sebelum terjun ke lapangan.

Benny menuturkan, program Petani Milenial Juara ini tidak hanya mencakup bidang pertanian, tapi termasuk peternakan, perikanan, dan perkebunan.

"Komoditas akan sangat variatif. Untuk pertanian, mulai dari jagung, jahe, ubi-ubian, sampai tanaman hortikultura. Di sektor perkebunan adalah serahwangi. Kemudian, madu dan jamur tiram," ucapnya.

Selain itu, budi daya penggemukan domba, ayam boiler, ayam petelur dan ternak puyuh, sedangkan di sektor perikanan yakni budidaya ikan tawar lewat kolam plastik."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petani generasi milenial
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top