Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tren Covid-19 Kota Bandung Terus Meningkat, Ketersediaan Ruang Isolasi Menipis

Ketua Harian Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menilai saat ini eskalasi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung mengkhawatirkan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  16:25 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Ketua Harian Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menilai saat ini eskalasi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung mengkhawatirkan.

Hal itu dikarenakan kasus kumulatif konfirmasi positif Covid-19 hingga minggu kemarin di Kota Bandung telah mencapai 6.249, terdiri dari 742 kasus aktif, 5.350 kasus sembuh dan 157 kasus meninggal dunia.

"Per kemarin [Minggu 10 Januari] bahwa di Bandung untuk total konfirmasi 6.249, penambahan 85 kasus dalam sehari. Kemudian yang konfirmasi kasus aktif sebanyak 742 kasus, sedangkan jumlah kesembuh mencapai 5.350 dan meninggal 157 itu sangat mengkhawatirkan, ungkap Ema di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana Jabar, Senin (11/1/2021).

Menurutnya, untuk keterisian tempat tidur di ruang isolasi di rumah sakit (RS) di Kota Bandung mencapai 1.136 unit atau mencapai 89,87 persen. Keterisian tempat tidur idealnya hanya sampai 60 persen.

"tempat isolasi mandiri di hotel di Kota Bandung sudah mencapai 93.37 persen,"jelasnya.

Pihaknya, sempat mewacanakan sekolah menjadi tempat isolasi mandiri namun hal tersebut tidak akan dapat direalisasikan. Pasalnya sebagian guru masih beraktivitas atau bekerja di sekolah.

"Tidak ada kebijakan sekolah menjadi ruang isolasi," katanya.

Ema menambahkan, saat ini beberapa camat sedang menyiapkan ruang isolasi di rumah penduduk yang kosong untuk pasien Covid-19.

"Saat ini di di tingkat kecamatan sedang menyediakan ruang isolasi rumah warga yang kosong,"pungkasnya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung Covid-19
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top