Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkab Cirebon Data Jumlah Guru Honorer untuk Ikuti Seleksi P3K

Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, saat ini tengah melakukan pendataan guru honorer untuk melalukan seleksi rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 30 November 2020  |  13:23 WIB
Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, saat ini tengah melakukan pendataan guru honorer untuk melalukan seleksi rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).
Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, saat ini tengah melakukan pendataan guru honorer untuk melalukan seleksi rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Bisnis.com, CIREBON - Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, saat ini tengah melakukan pendataan guru honorer untuk melalukan seleksi rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Hal tersebut berdasarkan perintah dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada peringatan Hari Guru beberapa waktu lalu. Pembukaan pun dilakukan oleh Kemendikbud, Nadiem Makarim.

"Kami sudah meminta database guru honorer baik pegawai swasta atau negeri. Kuota satu indonesia untuk mengikuti program tersebut sebanyak 1 juta se-Indonesia," kata Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Iis Krisnandar, Senin (30/11/2020).

Berdasarkan data, jumlah guru honorer di Kabupaten Cirebon sebanyak 7 ribu lebih. Iis mengatakan, dari jumlah tersebut guru honorer yang bakal masuk penjaringan untuk mengikuti seleksi P3K sebanyak 2.000 orang.

Iis mengatakan, kuota di Pulau Jawa dipastikan lebih banyak dibandingkan daerah lainnya dan berharap, kuota untuk guru honorer di Kabupaten Cirebon lebih banyak dari daerah lain.

"Sebanyak 194 orang kemungkinan berhak menjadi P3K. Namun, sampai saat ini belum ada peraturan pemerintah atau keputusan lebih lanjut," katanya.

Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Herry Purnama, berharap jumlah kuota P3K lebih banyak, lantaran pada 2020 ini ada ratusan guru sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas pensiun dan meninggal dunia.

Diharapkan, kata Herry, guru honorer yang ada di Kabupaten Cirebon memperoleh kesejahteraan setelah menjadi P3K. Saat ini, guru honorer di kabupaten tersebut hanya memperoleh gaji kurang di bawah Rp1 juta.

"Supaya guru ini lebih semangat mengajar dam mengabdi kepada negara. Kuota cocok untuk di Kabupaten Cirebon itu sebanyak 200 orang pada 2021," katanya. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top