Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pedagang di Kota Bandung Kini Bisa Bayar Retribusi Secara Digital

Perumda Bank Bandung diklaim menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pertama di Jawa Barat yang memiliki digitalisasi layanan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 25 November 2020  |  13:27 WIB
Dengan menggandeng PD. Pasar Bermartabat, Perumda Bank Bandung menciptakan aplikasi pembayaran retribusi Sahabat Pasar - Bisnis/Dea Andriyawan
Dengan menggandeng PD. Pasar Bermartabat, Perumda Bank Bandung menciptakan aplikasi pembayaran retribusi Sahabat Pasar - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Perumda Bank Bandung diklaim menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pertama di Jawa Barat yang memiliki digitalisasi layanan.

Dengan menggandeng PD. Pasar Bermartabat, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ini membuat kolaborasi program bernama "Sahabat Pasar".

Sahabat Pasar merupakan layanan pembayaran retribusi bagi pedagang pasar. Layanan tersebut kini dilakukan oleh Bank Bandung dengan sistem pembayaran non tunai melalui aplikasi digital.

Direktur Utama Perumda Bank Bandung, M. Didi Sunardi menuturkan petugas dari Bank Bandung akan mendatangi setiap pedagang untuk menjemput pembayaran retribusi. Pembayaran tersebut akan ditransaksikan langsung secara digital dan pedagang langsung mendapatkan struk bukti pembayaran.

“Berdasarkan informasi dari pihak otoritas, baru kami BPR Milik Pemerintah di Jawa Barat yang sudah melayani digitalisasi pasar tradisional. Pola digitalisasi ini nanti layanan kita membantu pd pasar dalam hal retribusi. Ke depan pedagang secara bertahap akan kita ajak menjadi nasabah kami,” kata Didi, Rabu (25/11/2020).

Didi menuturkan Sahabat Pasar ini aplikasi di dalamnya bisa dimanfaatkan untuk transaksi lainnya seperti bayar listrik, telepon, pajak dan transaksi pembayaran lainnya. Untuk proyek perdana program Sahabat Pasar ini dilaksanakan di Pasar Sederhana, Pasar Cihapit dan Pasar Gegerkalong.

“Kita lihat pasar mana datanya yang sudah baik, tiga pasar ini memang sudah baik makanya didahulukan juga. Tahun depan itu targetya sudah di semua pasar,” ujarnya.

Ke depannya, Didi memaparkan layanan digital ini tidak hanya terbatas untuk transaksi retribusi bagi pedagang pasar saja. Namun, akan terus dikembangkan sebagai layanan umum semua nasabah Bank Bandung.

“Namanya perubahan layanan digital perlu bertahap, karena jumlah yang dihadapi semua nasabah. Sekarang pedagang pasar dulu, nanti nasabah internal kita dulu aja nanti seluruh rekening kita digitalisasi,” jelasnya.

Perumda Bank Bandung terus berkomitmen untuk memperluas layanan kepada masyarakat Kota Bandung, dimana saat ini sedang dilakukan proses kajian kerja sama penerimaan pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) serta PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) melalui Bank Bandung. Harapannya, Perumda Bank Bandung dapat segera melayani penerimaan pembayaran kedua pajak tersebut.

Inovasi dan perluasan layanan Bank Bandung ini diapresiasi oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Dia berharap program Bank Bandung bisa terus berkembang untuk meningkatkan kinerjanya sebagai salah satu BUMD milik Pemkot Bandung.

“Mudah-mudahan semangat, profesionalisme dan beberapa hal lainnya menuju lebih baik. Berdasarkan parameter pertumbuhan bank yang biasa digunakan, Bank Bandung ini trennya sudah meningkat menuju baik,” ucap Yana.

Yana juga mengingatkan agar program Bank Bandung tidak hanya melulu berorientasi pada sektor bisnis. Namun harus memerhatikan layanannya agar bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kota Bandung.

“Bank Bandung ini bisa memberikan manfaat tidak hanya kepada Pemerintah Kota Bandung, tapi selain itu bisa memberikan fungsi sosial. Bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang jauh lebih baik,” katanya. (k34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top