Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelajah Segitiga Rebana III: Rebana Bukan Dongeng Tapi Nyata

Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyulap kawasan utara menjadi pusat pertumbuhan baru lewat Rebana mulai mendekati nyata.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 November 2020  |  10:51 WIB
Foto udara progres pembangunan Pelabuhan Patimban sampai Oktober 2021 - Bisnis
Foto udara progres pembangunan Pelabuhan Patimban sampai Oktober 2021 - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyulap kawasan utara menjadi pusat pertumbuhan baru lewat Rebana mulai mendekati nyata.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan kini dari Segitiga Rebana konsep itu mewujud menjadi Metropolitan Rebana. Mencakup 13 titik di Kabupaten Subang, Majalengka, Indramayu, Sumedang, Cirebon, Kota Cirebon hingga Kuningan.

“Ini respons atas prediksi munculnya kota-kota baru. Ada yang mengusulkan megapolitan, tapi saya bilang itu judul kalau kotanya sudah terbentuk dan riil. Kalau belum, metropolitan dulu yang berupa gabungan kota-kota,” katanya kepada Bisnis.

Kehadiran Metropolitan Rebana menurutnya akan melengkapi dua metropolitan yang sudah ada, Metropolitan Bodebek dan Bandung Raya. ”November ini akan ada kota baru di Subang Timur yang siap membangun. Ini menandakan Rebana bukan dongeng tapi kongkret,” katanya.

“Kami juga akan membentuk semacam badan pengelola, agar antar wilayah tidak saling berebut [investasi]. Justru kompak, berbagi tugas supaya menghadirkan kebaikan. Cita-cita Rebana ini ada dua, menghadirkan 5 juta lapangan pekerjaan dalam 30 tahun ke depan. Dan menambah pertumbuhan ekonomi. Jadi visi masa depan itu ada di Rebana,” paparnya.

Lalu bagaimana dengan rencana kawasan ini diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Ridwan Kamil menyebut status tersebut bisa dikejar jika pembangunan Metropolitan Rebana bergerak.

Pihaknya kini mendorong swasta, BUMN dan BUMD untuk berkontribusi agar kawasan metropolitan Rebana bisa tumbuh. Sementara peran pemerintah hanya sebagai regulator.

“KEK itu bonus. Nggak dikasih KEK pun stimulus-stimulus sudah sangat luar biasa, apalagi disempurnakan dengan KEK. Rebana ini peran swasta besar, pemerintah hanya sebagai regulator saja. Tanpa swasta semisal Surya Cipta, saya tidak punya bukti kongkret Rebana itu ada. Saya ikut mendesain landmark-nya Subang Smartpolitan,” katanya.

Metropolitan Rebana dalam catatan Bisnis memiliki kelengkapan infrastruktur paling solid dan terpadu baik yang tengah dibangun, direncanakan dan sudah digunakan. Antara lain Tol Cikopo-Palimanan, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Tol Akses Patimban, Tol Akses Aerocity Kertajati, Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, Kereta Bandara, dan Double Track Jakarta-Surabaya. Ditambah sejumlah kota dan kawasan industri baru.

Program Jelajah Segitiga Rebana III digelar lewat dukungan para sponsor mulai dari PLN UID, Surya Semesta Internusa (SSIA), Humas Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Bappeda Jabar, PT MUJ ONWJ, Cardinal, Chitose, Astra Infra Tol Road Cikopo-Palimanan, PT BIJB, ASDP, Dinas Pariwisata dan Kebudayan Jabar, Bank BJB, PT Pegadaian, XL Axiata, Robot Biru, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Segitiga Rebana
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top