Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tes Swab Massal di Kab. Cirebon Bakal Terus Dilakukan Sampai Ada Vaksin

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, meminta pelaksanaan tes swab massal di Kabupaten Cirebon terus dilakukan untuk mendeteksi keberadaan virus Covid-19. Hal itu berkaitan dengan wilayah kabupaten itu yang ditetapkan sebagai zona merah.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 29 September 2020  |  12:26 WIB
Tes swab untuk memeriksa virus corona (Covid-19) di rongga hidung. - istimewa
Tes swab untuk memeriksa virus corona (Covid-19) di rongga hidung. - istimewa

Bisnis.com, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, meminta pelaksanaan tes swab massal di Kabupaten Cirebon terus dilakukan untuk mendeteksi keberadaan virus Covid-19. Hal itu berkaitan dengan wilayah kabupaten itu yang ditetapkan sebagai zona merah.

Imron mengatakan, pelaksanaan tes swab massal harus gencar dilakukan sampai dilakukan tes vaksin Covid-19 secara massal di Kabupaten Cirebon.

"Mudah-mudahan vaksinnya segera diberikan kepada masyarakat. Nantinya, kalau sudah ada vaksin, mungkin akan lebih aman," kata Imron di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (29/9/2020).

Untuk sementara sampai ditemukan adanya vaksin, masyarakat di Kabupaten Cirebon diminta untuk menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan. Menurut Imron upaya itu merupakan salah satu mencegah Covid-19.

Selain itu, kata Imron, masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 pun tidak perlu khawatir dibiarkan oleh pemerintah. Selama menjalani isolasi mandiri, kebutuhan sehari-hari pun bakal dipenuhi.

"Pemerintah hadir memberikan solusi, jangan takut dan ada rasa malu. Virus ini pasti bisa diatasi," katanya.

Pelaksanaan tes swab atau tes usap massal di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, untuk melacak keberadaan virus corona sudah mencapai target dari yang disarankan oleh World Health Organization (WHO) yakni 1% dari jumlah total penduduk.

Berdasarkan data Pusicov Kabupaten Cirebon, pelaksanaan tes swab di Kabupaten Cirebon sudah dilakukan kepada 25.543 orang. Sedangkan, 1% dari jumlah penduduk di wilayah tersebut yakni 22.000.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, setelah mencapau 22.000 pemeriksaan PCR, bukan berarti berhenti sampai angka tersebut, karena sampai saat ini ada masih ada penambahan pasien positif baru.

"Target baru sampai 30.000. Pasien positif terus bertambah, minimal 20 orang harus diswab setiap ada satu orang yang positif," kata Enny. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top