Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sanksi Denda Protokol Kesehatan di Cirebon Berlaku Hari Ini

Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, melakukan operasi di sejumlah titik, yakni Jalan Dewi Sartika, Jalan Pangeran Cakrabuana, dan jalan di 27 wilayah polsek wilayah hukum Polresta Cirebon.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 15 September 2020  |  13:20 WIB
Penegakan hukum protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi
Penegakan hukum protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, mulai melakukan operasi yustisi protokol kesehatan di sejumlah titik. Dalam operasi tersebut, tim gabungan menindak warga yang tidak mengenakan masker.

Pantauan Bisnis.com, Selasa (15/9/2020), tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, melakukan operasi di sejumlah titik, yakni Jalan Dewi Sartika, Jalan Pangeran Cakrabuana, dan jalan di 27 wilayah polsek wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dalam razia tersebut, petugas tampak memberhentikan warga yang kedapatan melintas, namun tidak mengenakan masker. Para pelanggar pun, diberikan sanksi kerja sosial hingga denda uang

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, sanksi denda tersebut karena Kabupaten Cirebon sudah menerapkan sanksi denda pagi pelanggar. Jumlah denda yang harus dikeluarkan pelanggar, sebesa Rp100.000.

"Penerapan sanksi berat ini dilaksanakan berdasarkan Pergub Nomor 60 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 53 Tahun 2020," kata Syahduddi.

Syahduddi mengatakan, penerapan sanksi denda tersebut pun melibatkan Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon. Sehingga, masyarakat yang melanggar langsung menjalani sidang di tempat.

Di lapangan, kata Syahduddi, masih banyak warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan mengabaikan penggunaan masker.

"Sanksi diberikan untuk memberikan efek jera sehingga tidak ada lagi yang melanggar protokol kesehatan," katanya.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, sebelumnya ada penerapan sanksi denda, 2,5 masker sudah disebar ke seluruh desa melalui pemerintah desa, pemerintah kecamatan, polsek, dan koramil kepada seluruh masyarakat.

Imron pun berharap, masyarakat tidak terjaring razia tersebut dan tetap menggunakan masker setiap berpergian.

"Penggunaan masker saat ini terbukti bisa meminimalisir penyebaran wabah Covid-19. Jangan sampai menunggu sanksi baru pakai masker," katanya. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top