Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemkab Cirebon Belum Berencana Terapkan PSBB

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus meningkat. Hingga Kamis siang (10/9/2020), ada penambahan sebanyak 8 kasus sehingga total kasus positif mencapai 427.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 10 September 2020  |  13:30 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, CIREBON - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus meningkat. Hingga Kamis siang (10/9/2020), ada penambahan sebanyak 8 kasus sehingga total kasus positif mencapai 427.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan, pemerintah daerah belum mewacanakan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti DKI Jakarta yang kembali diterapkan.

Di Kabupaten Cirebon, kata Imron, untuk menekan jumlah penambahan kasus terkonfirmasi yakni dengan cara memberikan sanksi tidak menggunakan masker dan tes swab massal.

"Penggunaan masker efektif mencegah penyebaran semakin meluas. Kami belum ada ke arah PSBB," kata Imron di Kabupaten Cirebon, Kamis (10/9/2020).

Di Kabupaten Cirebon, kata Imron, sebagian masyarakat masih mengabaikan penggunaan masker. Hal tersebut berdasarkan razia yang setiap hari dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Imron mengatakan, terkait penggunaan masker, pemerintah menargetkan pembagian masker sebanyak 2,5 juta yang disebar ke seluruh wilayah, dengan melibatkan pemerintah desa, hingga TNI-Polri.

"Sanksi tegas untuk masyarakat sudah disiapkan. Maka dari itu kemana-mana harus pakai masker," katanya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Cirebon, Ade Setiadi, mengatakan, pelanggaran yang dilakukan masyarakat dalam razia merata di sejumlah wilayah, baik di zona merah barat, tengah atau pun timur.‎

‎‎Ade mengatakan, pelanggaran pun beragam, mulai tidak memiliki masker, masker tertinggal, hingga mengaku tidak mengenakan masker karena bepergian jarak dekat.

‎"Banyak warga yang beranggapan kalau pandemi sudah berakhir, sehingga mengabaikan penggunaan masker, padahal masker itu salah satu cara mencegah," katanya.‎

Ade menyebutkan, hasil kajian dan evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, akan dipertimbangkan penindakan‎ dengan sanksi lebih berat kepada masyarakat.

"‎Apakah perkembangan kasus yang meningkat menambah pada wilayah di zona merah atau tidak, karena itu yang menjadi sasaran penindakan kami pada sepuluh hari kedepan,” katanya. ‎(K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top