Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasil Sensus Penduduk 2020 Bisa untuk Perbaikan Data Bansos Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap Sensus Penduduk September 2020 yang akan dimulai Badan Pusat Statistik Jawa Barat menghasilkan data kependudukan yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan sosial.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 September 2020  |  20:43 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap Sensus Penduduk September 2020 yang akan dimulai Badan Pusat Statistik Jawa Barat menghasilkan data kependudukan yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan sosial.

Gubernur Ridwan Kamil mengatakan kegiatan sensus penduduk yang digelar setiap 10 tahun sekali ini menjadi bagian penting dalam proses pendataan administrasi kependudukan di Indonesia agar target dan roda pembangunan nasional berjalan dengan baik.

“Dengan kehadiran data yang valid, maka proses perencanaan pembangunan akan lebih berkualitas dan lebih tajam sehingga pembangunan bagi masyarakat akan tepat sasaran dan tepat guna. Jadi, sensus penduduk ini sangat penting agar kita punya peta kondisi situasi terkait kependudukan di Jawa Barat," katanya, Rabu (2/9/2020).

Selain itu validitas data kependudukan sangat penting untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Contohnya, di masa pandemi global Covid-19 penyaluran bantuan sosial dihadapkan dengan kendala pendistribusian jika data warga penerima tidak lengkap dan tidak diperbarui.

“Itu adalah contoh betapa rumitnya proses akurasi bantuan sosial pada saat data tidak ter-update, pada saat data tidak lengkap. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat pun harus melakukan 23 kali proses screening dan cleansing data. Jadi, saya harap survei penduduk ini bisa menghasilkan data yang akurat," ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 18,5% warga Jabar mengikuti Sensus Penduduk Online yang berlangsung 15 Juli hingga 29 Mei lalu. Kick Off Sensus Penduduk September 2020 pun dilakukan untuk melengkapi data kependudukan Jabar.

“Pada bulan September (2020) ini, BPS Jawa Barat akan melakukan sensus penduduk dalam upaya melengkapi data penduduk Jawa Barat sehingga cakupan (sensus) menjadi 100 persen,” katanya.

Adapun berkaitan sensus yang dilakukan masih di masa pandemi, pihaknya berpesan agar para petugas sensus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dalam melakukan proses pendataan di lapangan.

“Sehingga tujuan (sensus penduduk) bisa tercapai tanpa mengorbankan protokol kesehatan selama Covid-19. Saya berharap kegiatan (sensus) ini bisa menghasilkan sebuah output rekomendasi yang baik sehingga bisa ditindaklanjuti oleh dinas dan unit kerja terkait secara resmi dan produktif,” tutupnya.

Sensus penduduk yang digelar di Indonesia pada 2020 sendiri merupakan sensus ketujuh yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus penduduk bertujuan mewujudkan satu data kependudukan Indonesia sekaligus bagian dari strategi nasional percepatan administrasi kependudukan dan pengembangan statistik hayati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sensus Penduduk
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top