Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabupaten Majalengka Jadikan Sektor Pertanian Tameng Hadapi Ancaman Resesi

Bupati Majalengka Karna Sobahi menyebutkan, dampak dari resesi yang bakal terjadi‎ yakni pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  15:55 WIB
Kawasan pertanian di Panyaweuyan, Kabupaten Majalengka - Bisnis/Hakim Baihaqi
Kawasan pertanian di Panyaweuyan, Kabupaten Majalengka - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Bupati Majalengka, Karna Sobahi, menyebutkan resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19 di wilayahnya dikhawatirkan terjadi pada kuartal III/2020

Bahaya resesi ekonomi kuartal III ini juga menjadi bahasan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah kepada daerah lainnya dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, belum lama ini.

Karna menyebutkan, dari hasil pertemuan tersebut, dampak dari resesi yang bakal terjadi‎ yakni pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan.

"PHK terjadi karena permintaan masyarakat mulai menurun, sehingga para pengusaha terpaksa melakukan efisiensi terhadap karyawannya melalui PHK," kata Karna di Kabupaten Majalengka, Senin (31/8/2020).

‎Setelah adanya PHK massal, dikhawatirkan daya beli masyarakat akan menurun, jumlah pengangguran terus meningkat. Hal itu pun otomatis meningkatnya jumlah angka kemiskinan.

Karna mengatakan, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk resesi, pemerintah daerah sudah membentuk tim pengendalian dan pemulihan ekonomi yang diarahkan pada upaya pemberdayaan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Mendorong para petani Majalengka untuk memberdayakan lahan dengan mendiversifikasikan tanaman dan memberdayakan lahan kritis agar tidak menjadi lahan penggangguran yang tidak produktif," ujarnya.

Ia menyebutkan, sektor pertanian merupakan zona yang paling kecil terdampak pandemi Covid-19. Hal itu menjadi kekuatan ekonomi rakyat di bidang sektor pertanian.

"Sektor ini akan kami maksimalkan," katanya.

Sebelumnya, pemerintah pusat menyatakan Indonesia akan dilanda resesi ekonomi dalam waktu dekat ini. Hal tersebut terjadi gara-gara ekonomi terus merosot sebagai imbas pandemi Covid-19.‎ (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

majalengka
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top