Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Massa Sarungan Tolak Penobatan PRA Luqman Zulkaedin Sebagai Sultan Sepuh Cirebon

Ratusan orang mendatangi kawasan Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). Massa tersebut diduga menolak penobatan Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin, sebagai Sultan Sepuh XV.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 30 Agustus 2020  |  11:43 WIB
Ratusan orang mendatangi kawasan Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). Massa tersebut diduga menolak penobatan Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin, sebagai Sultan Sepuh XV. - Bisnis/Hakim Baihaqi
Ratusan orang mendatangi kawasan Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). Massa tersebut diduga menolak penobatan Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin, sebagai Sultan Sepuh XV. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Ratusan orang mendatangi kawasan Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). Massa tersebut diduga menolak penobatan Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin, sebagai Sultan Sepuh XV.

Pantauan Bisnis.com, massa sarungan tersebut datang ke Alun-alun Kasepuhan sekira pukul 10.30 WIB dengan membawa kain bendera merah putih panjang, sambil melantunkan salawat.

Kedatangan massa tersebut pun langsung dihadang oleh massa Laskar Macan Ali yang seluruhnya mengenakan pakaian serba hitam.

Kami berharap acara yang berlangsung nanti siang pukul 13.00 WIB, hanya acara tahlil 40 meninggalnya Sultan Arief, bukan untuk penobatan Luqman Zulkaedin sebagai sultan sepuh.

"Jangan dicampur dengan agenda penobatan, karena penobatan itu harus berdasarkan hasil musyawarah," kata Jubir Forum Silaturahmi Dzuriyah Sunan Gunung Jati, Ide Bagus Arief Setiawan.

Putra Mahkota Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin, menjadi penerus Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat yang meninggal dunia pada Rabu (22/7/2020) pukul 05.20.

Pada 2018, Luqman ditetapkan sebagai Putra Mahkota Kesultanan Kasepuhan Cirebon berdasakan Anugerah Gusti Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon nomor 026/AN/SSXIV/XII/2018 tanggal 30 Desember 2018.

Berdasarkan tradisi kesultanan, putra mahkota akan menuruskan tahta sultan sepuh sebelumnya. Hal tersebut sama dengan saat Arief ditetapkan sebagai sultan sepuh XIV, menggantikan Sultan Sepuh XIII Maulana Pakuningrat yang berpulang pada 2010.

Luqman menyebutkan, mengajak seluruh wagra Kesultanan Kasepuhan Cirebon, masyarakat, serta pemerintan, untuk tetap berupaya melestarikan budaya, adat istiadat, dan tradisi Keraton Kasepuhan Cirebon.

Luqman merupakan anak kedua dari pasangan Sultan Sepuh XIV PRA Sultan Arief Natadiningrat. Nama Luqman, telah disiapkan sebelum sultan sepuh XIV menunaikan ibadah haji dan meninggal dunia.

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, meninggal dunia di Rumah Sakit Santosa, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (22/7/2020) sekira pukul 05.20 WIB.

Sebelum meninggal dunia, Arief sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Santosa sejak Senin (20/7/2020).

Diketahui, Arief meninggalkan seorang istri yakni, Raden Ayu Isse Natadiningrat dan tiga orang anak, yaitu Pangeran Raja Luqman Zulqaidin, Ratu Raja Fatimah dan Pangeran Raja Muhamad Nusantara.

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat merupakan salah satu tokoh dari Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Diketahui, Sultan Arief diangkat menjadi sultan sepuh sejak 2010. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top