Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Pemicu Turunnya Harga Sayuran di Bandung

Pada pandemi Covid-19 ini kecendrungan masyarakat memang banyak yang melakukan saving money sehingga uang hanya dibelanjakan untuk kebutuhan-kebutuhan pokok saja.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  19:37 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdaging) Kota Bandung, Elly Wasliah menduga salah satu penyebab merosotnya harga sayuran pada masa pandemi Covid-19 adalah menurunnya daya beli masyarakat.

Elly menyebut, pada pandemi Covid-19 ini kecendrungan masyarakat memang banyak yang melakukan saving money sehingga uang hanya dibelanjakan untuk kebutuhan-kebutuhan pokok saja.

"Mungkin ya (daya beli menurun) sebagai salah satu faktor, tapi tidak bisa disimpulkan demikian juga ya, mungkin saja sayuran dianggap komoditas pangan yang tidak dijadikan prioritas untuk dibeli," kata Elly di Bandung, Rabu (26/8/2020).

Saat ini, dia menjelaskan ada sejumlah komoditas sayuran yang harganya menurun di pasaran. Yang turunnya paling signifikan ialah sayuran jenis tomat, dan cabai rawit.

Untuk tomat yang biasanya seharga Rp10.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp8.000 per kilogram. Lalu cabai rawit yang biasanya seharga Rp40.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Meski begitu, Elly mengungkapkan ada sejumlah komoditas sayuran yang harganya relatif stabil seperti bawang putih, bawang merah, dan cabe merah. Pasalnya, kata dia, tiga komoditas itu masuk ke dalam kebutuhan pokok.

"Sekarang masyarakat membeli kebutuhan pokok yang dianggap sangat dibutuhkan, maksud saya ada beberapa jenis sayuran yang prioritas dan ada juga yang dianggap kurang prioritas," kata dia.

Elly mengatakan penurunan harga itu bisa dianggap sebagai keuntungan bagi Kota Bandung, karena menurutnya Kota Bandung adalah daerah konsumen. Sehingga, ia tidak menyiapkan langkah khusus dalam hal penurunan harga sejumlah sayuran ini.

"Kalau untuk menstabilkan harga sayuran supaya naik lagi, itu harus upaya teman-teman dari daerah produsen," katanya. (k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga cabai
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top