Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Animo Berbelanja Warga Meningkat pada Gelaran Bandung Great Sale

Gelaran Bandung Great Sale (BGS) pada minggu ke tiga ini menunjukkan daya beli masyarakat mulai menggeliat.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  17:32 WIB
Aplikasi Bandung Great Sale 2020
Aplikasi Bandung Great Sale 2020

Bisnis.com, BANDUNG - Gelaran Bandung Great Sale (BGS) pada minggu ke tiga ini menunjukkan daya beli masyarakat mulai menggeliat. Hal tersebut ditandai dengan minat masyarakat kembali membelanjakan uangnya pada gelaran tersebut.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menyebut peningkatan terjadi pada sektor restoran dan perhotelan.

Bandung Great Sale 2020 ini sudah dimulai sejak 1 Juli dan akan berakhir pasa 31 Agustus 2020 ini memang berdampak pada peningkatan hunian hotel di Kota Bandung. Hal tersebut ia dapat dari laporan PHRI.

"Menjelang Minggu ke tiga peningkatan 7 persen untuk okupansi hotel. Di bulan Juni menurut PHRI 17 persen okupansi, untuk hotel berbintang dan nonbintang," kata ‎Dewi Kenny Kaniasari, di Balai Kota Bandung, Kamis (23/7/2020).

Meski, Bandung Great Sale 2020 notabene dilakukan secara daring. Kenny menyebut, warga Bandung yang datang ke mal, restoran atau hotel yang mengikuti kegiatan ini harus menjaga protokol kesehatan.

"Masyarakat harus menjaga protokol kesehatan, tetap menggunakan masker dan mencuci tangan. Jangan lupa tetap menjaga physical distancing," ucapnya.

Selain itu, animo masyarakat untuk mengunjungi website BGS cukup besar. Namun, untuk transaksi ia menilai masih belum besar.

"Antusiasme untuk melihat ke website banyak sebetulnya, hanya daya beli ini belum meningkat mungkin karena itu tadi, kita masih dalam tahapan pemulihan," ujarnya.‎ (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top