Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Purwakarta Tes Swab Ratusan ASN

Dalam sepekan ke depan Gugus Tugas bersama Dinkes Purwakarta juga akan melakukan swab test pada para pedagang pasar, besok jadwalnya Pasar Citeko dan Plered, untuk Rabu di Pasar Wanayasa, Kamis di Pasar Hewan Ciwareng dan hari Jumat di Pasar Leuwipanjang.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  14:27 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Pemkab Purwakarta melakukan pemeriksaan swab bagi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersinggungan secara langsung dengan pelayanan publik, seperti guru, dishub, Satpol PP, diskominfo dan lainnya di halaman Dinas Kesehatan di Jalan Veteran, Senin (6/7/2020).

"Menyusul pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru (AKB), kita tidak mau lengah begitu saja. Pemeriksaan swab ini dilakukan dalam upaya penekanan penyebaran Covid-19, hari ini ada sekitar 300 ASN dan akhir pekan kemarin kita juga telah melakukan swab test tahap dua pada tenaga kesehatan," ujar Perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Erlita Kusuma Wardani.

Menurutnya, dalam sepekan ke depan Gugus Tugas bersama Dinkes Purwakarta juga akan melakukan swab test pada para pedagang pasar, besok jadwalnya Pasar Citeko dan Plered, untuk Rabu di Pasar Wanayasa, Kamis di Pasar Hewan Ciwareng dan hari Jumat di Pasar Leuwipanjang.

"Bisa jadi nanti Sabtu pun kami lakukan di tempat lainnya. Kemungkinan hasil test hari ini bisa diketahui 5 sampai 7 hari kedepan," tuturnya.

Cek Level Kewaspadaan

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, dr.Deni Darmawan mengatakan pemeriksaan ini juga dilakukan untuk mengetahui level kewaspadaan Kabupaten Purwakarta terhadap penyebaran Covid-19.

Menurutnya, pemeriksaan swab adalah cara untuk mendapatkan sampel yang digunakan dalam metode PCR dengan menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung atau tenggorokan seseorang.

Kemudian, sampel lendir yang diambil dengan metode swab akan diperiksa menggunakan metode Polumerasi Chain Reaction (PCR). Hasil akhir dari pemeriksaan tersebut menunjukkan ada tidaknya virus corona dalam tubuh seseorang.

Pemeriksaan menggunakan metode PCR membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasilnya.

Ini tergantung pada kapasistas laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel.

"Pengambilan spesimen lendir menggunakan swab dan pemeriksaan PCR merupakan metode paling akurat untuk mendeteksi virus corona jenis baru yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China ini," demikian dr.Deni Darmawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top