Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Cimahi Galakan Vaksinisas Brucellosis pada Sapi Betina

Brucellosis adalah penyakit yang menyebabkan keguguran di sapi dan bisa menular ke manusia. Penyakit brucella abortus dapat disebarkan melalui konsumsi produk peternakan yang sudah terkontaminasi.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Juni 2020  |  07:01 WIB
Anak Buah Kapal KM Camara Nusantara 5 memeriksa sejumlah sapi yang akan dikirim ke Samarinda, Kalimantan Timur di Pelabuhan Tenau Kupang, NTT, Senin (6/8/2018). - ANTARA/Kornelis Kaha
Anak Buah Kapal KM Camara Nusantara 5 memeriksa sejumlah sapi yang akan dikirim ke Samarinda, Kalimantan Timur di Pelabuhan Tenau Kupang, NTT, Senin (6/8/2018). - ANTARA/Kornelis Kaha

Bisnis.com, BANDUNG- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menyampaikan bahwa pemberian vaksin brucellosis bagi sapi betina akan tetap dilakukan ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Kepala Seksi Peternakan pada Dispangtan Kota Cimahi, Retno Wulan menjelaskan bahwa pemberian vaksin untuk sapi betina sangat penting untuk mengantisipasi penyebaran penyakit brucellosis.

Brucellosis adalah penyakit yang menyebabkan keguguran di sapi dan bisa menular ke manusia. Penyakit brucella abortus dapat disebarkan melalui konsumsi produk peternakan yang sudah terkontaminasi seperti air susu. Selain itu juga melalui feses yang terkontaminasi terutama dari ternak sesudah melahirkan.

Pemkot Cimahi menargetkan untuk memvaksin sebanyak 75 ekor sapi hingga akhir tahun nanti. Vaksin yang digunakan merupakan sisa tahun lalu, memgingat tahun ini tidak ada anggaran untuk pengadaan vaksin.

"[Penyebaran juga disebabkan] adanya kontak langsung pada waktu kawin dengan hewan yang terinfeksi," kata Retno dilansir dari situs resmi Pemkot Cimahi, Jumat (12/6/2020).

Menurutnya, sapi yang terinfeksi dengan mudah dapat menularkan pada saat sapi melahirkan, sebab bakteri yang dikeluarkan pada saat itu mampu menularkan sampai dengan jumlah 600.000 ekor.

Selain itu penularan dapat terjadi juga melalui saluran pencernaan dan mukosa atau kulit yang luka. Pada sapi dan kambing, penularan melalui perkawinan sering terjadi, sehingga pemacek yang merupakan reaktor harus dikeluarkan.

Retno menjelaskan gejala yang diperlihatkan sapi jika terinfeski antara lain keluron menular yang dapat diikuti dengan kemajiran temporer atau permanen dan menurunnya produksi susu. Keluron yang disebabkan oleh brucella biasanya akan terjadi pada umur kebuntingan antara 5 sampai 8 bulan.

"Sapi dapat mengalami keluron satu, dua atau tiga kali, kemudian memberikan kelahiran normal, sapi terlihat sehat walaupun mengeluarkan cairan vaginal yang bersifat infeksius. Cairan janin yang keluar waktu terjadinya keluron berwarna keruh dan dapat merupakan sumber penularan penyakit," terangnya.

Dia menjelaskan bahwa kelenjar susu sapi betina yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala klinis. Sementara itu hewan jantan memperlihatkan gejala epididimitis dan orchitis.

"Selain gejala-gejala itu, sering pula ditemukan kebengkakan pada persendian lutut (karpal dan tarsal). Masa inkubasi penyakit ini belum diketahui dengan pasti. Pada sapi berkisar antara 2 minggu – 8 bulan atau lebih lama," beber Retno.

Diagnosa brucellosis pada hewan didasarkan pada isolasi dan identifikasi bakteri brucella, uji serologis, dan gejala klinis. "Dugaan adanya brucellosis timbul apabila ditemukan terjadinya keluron dalam kelompok ternak yang diikuti menghilangnya penyakit itu. Keluron biasanya ditemukan pada trimester terakhir atau umur pedet 6 bulan atau lebih," terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sapi cimahi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top