Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Sumedang Gencar Sosialisasikan Kebiasan Baru Cegah Covid-19

Pemerintah Kabupaten Sumedang menggalakkan sosialisasi dan edukasi mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di sejumlah tempat perniagaan dan tempat ibadah, salah satunya di pasar dan Mesjid Agung di Kecamatan Wado.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  07:13 WIB
Pedagang takjil mengenakan masker dan sarung tangan saat berjualan di Jalan Panjang Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2020). - Antara\n\n
Pedagang takjil mengenakan masker dan sarung tangan saat berjualan di Jalan Panjang Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2020). - Antara\\n\\n

Bisnis.com, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menggalakkan sosialisasi dan edukasi mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di sejumlah tempat perniagaan dan tempat ibadah, salah satunya di pasar dan Mesjid Agung di Kecamatan Wado.

Edukasi dan sosialisasi AKB di Pasar Wado yang dipimpin oleh Sekda Sumedang Herman Suryatman dan Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana itu merupakan bentuk dari kenormalan baru (new normal).

Dalam sosisalisasi tersebut, Herman meminta kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan dan menyiapkan sarana pendukung kesehatan seperti tempat cuci tangan.

Pasar tradisional yang juga pusat perniagaan merupakan tempat kerumunan orang dan terjadi banyak proses transaksi di sana yang memungkinkan terjadinya penyebaran virus corona (Covid-19). Penerapan protokol kesehatan yang ketat memiliki peran penting dalam menekan penyebaran Covid-19 di pusat perniagaan.

“Apalagi, ini di pasar yang potensi banyak aktivitas orang," ujar Herman dilansir dari situs resmi Pemkab Sumedang, Selasa (2/6/2020).

Herman juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengevaluasi hasil pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Sumedang yang dikategorikan baik.

Meski demikian, kata dia, masyarakat tetap harus menjalankn pola hidup sehat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak sosial.

"Insya Allah dengan pola hidup sehat dapat meminimalisasi penyebaran corona,” kata Herman.

Selain melakukan sosialisasi secara langsung, Pemkab Sumedang juga melakukan talkshow di Radio Trimekar Wado. Dalam talkshow itu Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana mengimbau agar masyarakat mengerti dan paham aturan atau anjuran dalam pelaksanaan AKB. "Kami meminta warga tetap waspada. Intinya sadar dengan kesehatan sendiri," katanya.

Sebelumnya, Pemkab Sumedang juga telah melakukan sosialisasi AKB di Pasar Sandang dan Pasar Impres Sumedang.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dony Ahmad Munir meninjau sejumlah los atau kios, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.

Dia mengatakan bahwa protokol kesehatan telah dijalankan dengan baik di sana. Setiap yang masuk pasar ada pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, dan setiap kios menyiapkan sarana cuci tangan. Di samping itu, menurutnya, 90 persen warga dan pengunjung pasar sudah menggunakan masker.

"Secara umum sudah bagus, tinggal konsistensi dan harus diawasi, karena orang ada lupanya, jadi harus diingatkan," ujarnya.

Sekadar catatan, per 1 Juni 2020, jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumedang berjumlah delapan orang yang tersebar di Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Buahdua, Ujungjaya, Tomo, Ganeas, dan Tanjungsari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang covid-19 New Normal
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top