Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai Besok, Tidak Ada Check Point di Kota Bandung

19 Check Point yang disiagakan di Kota Bandung dipastikan tidak akan beroperasi pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap empat yang akan berlangsung pada 30 Mei-12 Juni 2020.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  20:20 WIB
Pemeriksaan warga yang melintas di salah satu check point di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan
Pemeriksaan warga yang melintas di salah satu check point di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - 19 Check Point yang disiagakan di Kota Bandung dipastikan tidak akan beroperasi pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap empat yang akan berlangsung pada 30 Mei-12 Juni 2020.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung‎, Oded M Danial dalam konferensi pers, di Balai Kota Bandung, Jumat (29/5/2020).

Pemberhentian operasional 19 check point tersebut menurut Oded lantaran PSBB di Kota Bandung kali ini diterapkan secara proporsional yakni dengan memberikan pelonggaran pada beberapa sektor, yakni sektor keagamaan, pertokoan mandiri, perkantoran dan restoran.

"Check point sudah tidak ada," jelas Oded.

Nantinya, petugas yang semula bertugas di check point, akan dialihkan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di titik-titik yang diberikan relaksasi.

Selain itu, titik-titik rawan pun akan ikut diawasi, seperti pasar dan lainnya sehingga dipastikan pengawasan pada PSBB kali ini tidak akan berkurang meskipun menerapkan PSBB Proporsional.

Selain itu, Oded mengatakan akan tetap menerapkan sistem buka tutup untuk jalan-jalan utama yang menjadi akses mobilisasi masyarakat.

"Kalau jalan tetap kita buka tutup, menyesuaikan," tegas Oded. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top