Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi 'Penyelundupan' Pemudik, Polda Jabar Perketat Pos Perbatasan

Polda Jawa Barat akan memperkuat pengamanan dan penjagaan di pos-pos perbatasan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang tetap memaksakan diri mudik meski sudah dilarang.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 30 April 2020  |  18:49 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Polda Jawa Barat akan memperkuat pengamanan dan penjagaan di pos-pos perbatasan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang tetap memaksakan diri mudik meski sudah dilarang.

"Kalau penyelundupan ya kita lakukan pemeriksaan sesuai dengan standar. Kalau di pos ini kan berlapis, yang berbatasan dari Jakarta, Bekasi kemudian yang masuk wilayah Polda Jabar di Cikopo itu kalau yang di tol, jadi kalau misalkan yang dari Jakarta, itu sudah kena (pemeriksaan) berlapis-lapis dia," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso saat dihubungi, Kamis (30/4/2020).

Ia mengatakan, di perbatasan juga dilakukan pengecekan secara rutin baik di area tol maupun di luar tol.

"Ya kalau sampai malem modusnya, kita 24 jam itu pos-posnya," tuturnya.

Ia menegaskan akan menindak tegas siapapun yang terbukti berusaha menyelundupkan pemudik ke area Jabar. Pasalnya, saat ini cukup banyak kasus transmisi antara keluarga di kampung halaman oleh keluarganya yang mudik.

"Ya nanti dilihat tingkat kesalahannya, kalau misalnya ada kesengajaan atau ada pertimbangan lain, ya kita akan melakukan dengan penindakan hukum tegas, untuk sementara kita masih lakukan sosialisasi dan putar balik aja," kata dia.

Pasalnya, saat ini marak oknum yang menyediakan jasa penyelundupan pemudik bahkan dipromosikan di media sosial. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top