Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dalam Sebulan, 1 Juta Pengguna Unduh Aplikasi Covid-19 PeduliLindungi

Lebih dari 1 juta orang saat ini menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang ditawarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan mengidentifikasi apakah lokasi kita berdekatan dengan ODP, PDP maupun terkonfirmasi Positif Covid-19.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 29 April 2020  |  14:14 WIB
Tampilan aplikasi PeduliLindungi - Bisnis/Dea Andriyawan
Tampilan aplikasi PeduliLindungi - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Lebih dari 1 juta orang saat ini menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang ditawarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan mengidentifikasi apakah lokasi kita berdekatan dengan ODP, PDP maupun terkonfirmasi Positif Covid-19.

GM Witel Bandung, Joko Wiyono mengatakan pihaknya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi tersebut guna menghentikan penularan Covid-19. Aplikasi ini mengandalkan kepedulian (peduli) dan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita Covid-19 dapat dilakukan.

"Kita harapkan masyarakat bisa menginstal, karena dengan menggunakan aplikasi tadi, kita bisa pantau kondisi kita di zona merah, ataupun posisinya lingkungan kita seperti apa," kata Joko saat memberikan 500 paket sembako kepada Pemerintah Kota Bandung yang diterima oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, di Balai Kota Bandung, Rabu (29/4/2020).

PeduliLindungi ini menggunakan fitur bluetooth pada gadget untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Pertukaran data akan terjadi ketika ada gadget lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi.

PeduliLindungi selanjutnya akan mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan).

Hal ini akan sangat membantu ketika orang tersebut tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak. Pengguna juga akan dihubungi oleh petugas kesehatan jika ternyata pernah berada dalam jarak tertentu dengan penderita Covid-19 positif, PDP, dan ODP.

Untuk urusan kemanan data, Telkom sebagai developer dan operator menjamin keamanan data pengguna agar tidak sampai disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"InsyaAllah aman," kata Joko.

Ia pun mengajak masyarakat khususnya di Kota Bandung dan Jawa Barat untuk memanfaatkan smartphone yang dimiliki untuk peduli kepada orang lain serta melindungi diri dari bahaya Covid-19 yang bisa saja dengan aplikasi ini bisa mencegah atau mengingatkan pengguna saat berada di wilayah yang rawan penyebaran Covid-19.

"Mohon dibantu disebarkan ke masyarakat agar bisa membantu mengurangi risiko yang terjadi di Jawa Barat," kata dia.

Sementars itu, Witel Bandung menyerahkan 500 paket sembako kepada masyarakat Kota Bandung melalui Pemkot Bandung.

"Artinya ini kita peduli ke lingkungan khususnya PSBB, kita ingin membantu masyarakat untuk lebih meringankan beban sehari-harinya," kata dia. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top