Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasil Rapid Test Kota Bandung 371 Positif, Tunggu Hasil Swab Test

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung kemungkinan akan mengalami lonjakan drastis. Hal tersebut diketahui dari hasil rapid test yang dilakukan kepada 4.000-an orang.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 28 April 2020  |  16:57 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung kemungkinan akan mengalami lonjakan drastis. Hal tersebut diketahui dari hasil rapid test yang dilakukan kepada 4.000-an orang.

Sekretaris Daerah Kota Bandung sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan berdasarkan rapid test tersebut, diketahui 371 orang terkonfirmasi positif.

Namun, 371 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil rapid test itu masih akan melalui swab test untuk mengkonfirmasi kondisinya.

"Tapi itu belum tentu tapi harus diswab saya harapkan negatif. Mayoritas negatif dari awal, 371 ini kalau jadi positif jadi pekerjaan berat," kata Ema.

Menurut Ema, dari kasus Covid-19 ini ditemukan di Kota Bandung pada 17 Maret 2020, kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan.

"Belum pernah sekalipun turun," kata Ema.

Sehingga ia meminta masyarakat meningkatkan kesadaran mengenai hal ini. Baik dalam hal pencegahan hingga penanganan jika saja mengalami gejala Covid-19.

Ia menyontohkan jangan sampai terjadi lagi seperti salah satu karyawan salah satu minimarket yang ada di Jalan Kuningan, Antapai, Kota Bandung, yang tetap harus bekerja padahal dirinya sudah sejak lama dinyatakan positif Covid-19.

"Ini gak tahu masalah ekonomi, gak tahu masalah pimpinan yang nyuruh harus bekerja," kata dia.

Oleh karenanya, ia meminta masyarakat jangan pernah malu dengan berbohong saat mengalami gejala mirip Covid-19. Hal tersebut selain untuk menyelamatkan nyawanya, juga menyelamatkan nyawa orang disekitarnya yang berpotensi terpapar secara tidak sadar.

"Mudah-mudahan kejadian tidak terulang di manapun terbuka saja. Insyallah kita semaksimal mungkin menangani," kata Ema. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top