Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan Purwakarta Buka Peta Sebaran Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta menegaskan, dibukanya data update sebaran Covid-19 di wilayah tersebut adalah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, bukan untuk meresahkan yang menimbulkan kepanikan publik.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 27 April 2020  |  17:19 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com,PURWAKARTA—Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta menegaskan, dibukanya data update sebaran Covid-19 di wilayah tersebut adalah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, bukan untuk meresahkan yang menimbulkan kepanikan publik.

Diketahui, sudah sejak beberapa pekan yang lalu, Pemkab Purwakarta melalui Gugus Tugas telah mempublikasikan data perkembangan warga yang terpapar Covid-19 di wilayah tersebut.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, dr. Deni Darmawan melalui pernyataan tertulisnya, pada Senin 27 April 2020 menyatakan, setiap hari pihaknya melakukan update melalui web gugus tugas dan media sosial berkaitan dengan infografis progres sebaran ODP, PDP dan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan kecamatan di Purwakarta.

"Selain itu soal infografis kumulatif OPP, ODP, PDP, terkonfirmasi Positif Covid-19 dan kumulatif hasil pemeriksaan laboratorium PCR dan RDT kita upadate secara terbuka. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, bukan membuat resah publik," kata dr.Deni, Senin (27/4/2020).

Deni menjelaskan bahwa data yang dibuka adalah alamat pasien hanya hingga tingkat kecamatan.

"Yang dibuka itu alamat pasien. Itu untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan keterbukaan informasi publik maka dibuat peta sebaran kasus Covid-19," ujarnya.

Sementara, untuk update perkembangan warga Purwakarta yang terpapar Covid-19 hingga hari ini, Senin 27 April 2020 adalah sebagi berikut; ODP sebanyak 159 orang, PDP 14 orang dan Positif 8 orang.

"Sekali lagi, informasi ini dibuka ke masyarakat dengan harapan kesiapan dan kewaspadaan masyarakat semakin terbangun, tidak ada lagi kepanikan dan masyarakat lebih faham bagaimana harus bertindak," kata dr.Deni.

Dia juga berharap warga Purwakarta dapat bergotong royong membantu meringankan sesama. Serta jangan ada stigma kepada para ODP, PDP dan Positif corona.

"Jangan distigma, seharusnya kita bersama-sama membantu untuk pemulihan para pasiennya. Dan bantu mereka untuk terus melakukan isolasi sampai selesai," demikian Deni Darmawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top