Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kondisi Penyebaran COVID-19 di Kota Bandung Hingga Hari Ini

Tren penyintas COVID-19 di Kota Bandung terus meningkat, begitu pula dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta korban meninggal dunia akibat COVID-19.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  16:12 WIB
Biru (Hanya terdapat ODP), Kuning (Terdapat ODP dan PDP), Merah (Terdapat ODP, PDP, Positif)
Biru (Hanya terdapat ODP), Kuning (Terdapat ODP dan PDP), Merah (Terdapat ODP, PDP, Positif)

Bisnis.com, BANDUNG - Tren penyintas COVID-19 di Kota Bandung terus meningkat, begitu pula dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta korban meninggal dunia akibat COVID-19.

Berdasarkan data yang dirilis Pusicov Bandung, sejak ditemukannya penyintas COVID-19 di Kota Bandung pertama kali yakni 19 Maret 2020, ODP di Kota Bandung langsung meningkat 44 orang dan PDP 5 orang.

Hingga, Senin 30 Maret 2020, total ODP mencapai 422 dimana 253 masih dalam pemantauan dan sisanya selesai dilakukan pemantauan.

Sedangkan, PDP hingga tanggal yang sama mencapai 70 orang dimana 48 orang masih dirawat dan 22 lainnya sudah sehat dan pulang.

Lalu, jumlah kasus positif mencapai 20 orang dimana sembilan orang di antaranya masih dalam perawatan, tiga orang sembuh dan delapan orang meninggal dunia.

Berdasarkan statistik yang didapat, kasus PDP dan Positif COVID-19 di Kota Bandung di dominasi warga dengan rentang usia 50-59 tahun serta di posisi ke dua di dominasi oleh rentan usia 60-69 tahun.

Oleh karenanya, Pemerintah Kota Bandung saat ini kembali memperpanjang masa Work From Home (WFH) dan proses belajar mengajar di rumah untuk siswa TK, SD dan SMP se-derajat guna mengantisipasi penyebaran COVID-19. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top